Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Saturday, 9 Zulqaidah 1442 / 19 June 2021

Mortal Kombat akan Dibuat Sekuel? Ini Kata Joe Taslim

Jumat 23 Apr 2021 20:40 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti

Aktor Joe Taslim.

Aktor Joe Taslim.

Foto: Republika/Shelbi Asrianti
Pihak Warner Bros menghubungi agen Joe di AS, memberikan tawaran peran Sub-Zero.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagi yang sudah menonton film Mortal Kombat, salah satu adegan di akhir sinema bisa dimaknai sebagai isyarat keberadaan sekuel. Aktor Joe Taslim berpendapat, film tersebut memang berpotensi memiliki sekuel.

"Sekuel belum tahu, besar kemungkinan ada. Kalau di akhir penayangannya (film ini) berhasil, sukses, otomatis dari studio akan buat lanjutan," kata Joe usai acara nonton bareng Mortal Kombat yang digelar jamtangan.com dan Seiko, Jumat (23/4).

Menurut Joe, rumus film di mana-mana serupa. Ketika sudah mencatat kesuksesan, bisa saja berlanjut dalam bentuk sekuel maupun prekuel. Dia menjelaskan, dalam kontraknya pihak studio memberikan opsi, apakah aktor bersedia membintangi jika nantinya ada sekuel hingga kesekian.

Film Mortal Kombat tayang di bioskop Indonesia sejak 14 April 2021. Sementara, sinema tayang di bioskop Amerika Utara mulai Jumat, 23 April 2021. Joe mengatakan, rumah produksi pasti melihat terlebih dahulu bagaimana penerimaan film secara global.

Pria 39 tahun kelahiran Palembang itu menceritakan awal mula keterlibatannya dalam film. Pihak Warner Bros menghubungi agen Joe di Amerika Serikat, memberikan tawaran peran dalam Mortal Kombat dan meminta Joe bergabung.

Setelah mempelajari skrip, Joe merasa tertarik, terlebih dia juga merupakan pemain gim Mortal Kombat dan menyukai karakter Sub-Zero. Joe menyebut karakter yang dia perankan dalam film sangat signifikan dan punya latar cerita kuat sehingga dia bersedia.

Bintang film Fast and Furious 6 itu tidak terkendala soal membangun chemistry dengan pemeran lain. Apalagi, sebagian rekan aktor dan aktrisnya berasal dari Asia, seperti Jepang dan Singapura. Ada juga yang berasal dari Jerman namun ayahnya dari Indonesia.

"Ada rasa kekeluargaan karena isinya orang-orang sendiri, dari Asia. Nyambung-nya lebih cepat, enggak ada kendala soal chemistry. Sampai sekarang dekat banget. Zoom-an, chat group, gosip-gosip sedikit," ujar Joe berseloroh.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA