Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Hasto Ingatkan Koordinasi untuk Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Jumat 23 Apr 2021 20:16 WIB

Red: Muhammad Hafil

 FGD dengan tema Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana yang digelar di kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG

FGD dengan tema Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana yang digelar di kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG

Foto: Dok Republika
Koordinasi kesiapsiagaan hadapi bencana perlu dilakukan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Jumat (23/4), menjadi moderator dalam Focus Group Discussion dengan tema Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana yang digelar di kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Selain memandu jalannya diskusi, Hasto meminta kepada para menteri, kepala daerah dan seluruh pemangku kepentingan yang hadir untuk dapat menindaklanjuti mengingat Indonesia berada di wilayah ring of fire. 

"Perlu koordinasi, sinkronisasi, sinergi dan SOP antara berbagai pihak dengan memanfaatkan kemajuan teknologi," ujar Hasto. 

Dalam acara tersebut, khususnya usai paparan kunci Megawati Soekarnoputri, Hasto memanggil para narasumber untuk duduk di kursi.  Mulai dari Kepala BNPB Doni Monardo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hasto pun mempersilahkan Kepala BMKG untuk duduk. Hasto menyebut dirinya akan berdiri saja. Namun Dwikorita Karnawati justru meminta Hasto yang duduk bersama para narasumber. 

Baca Juga

Lalu, Hasto meminta Kepala BNPB Doni Monardo untuk paparan. Doni mengatakan dirinya beberapa kali berbincang dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tentang bagaimana memilih vegetasi untuk mengatasi bencana. 

Doni menunjukkan pohon cemara udang, pohon laban, pohon palaka, pohon beringin dan pohon asam kepada audiens yang hadir secara online dan offline. 

"Tolong diperlihatkan di layar gambar pohon-pohon tersebut," kata Hasto kepada panitia. 

Setelah itu Hasto memberikan kesempatan kepada kepala daerah yang mengikuti secara virtual untuk ikut urun rembuk di forum itu. Hasto beberapa kali secara sopan menegur narasumber untuk mempersingkat paparan. 

Saat Menteri ESDM Arifin Tasrif bicara, Hasto dengan halus mengingatkan soal durasi. "Mohon waktunya Pak Arifin," kata Hasto sambil tertawa. 

Hasto selalu memberikan sedikit introduksi terhadap setiap narasumber yang akan dipanggilnya. Di kala Menteri PUPR Basuki bicara, Hasto melihat di layar Megawati menyimak serius paparannya maka usai Menteri Basuki selesai, Hasto berkata, "Ibu Mega masih bersama kita karena ini masalah penting," ucap Hasto. 

Atas kendali diskusi, Menteri Perhubungan Budi Karya pun memuji cara Hasto memandu diskusi. "Mas Hasto cukup impresif sore ini," ucapnya saat tiba gilirannya tampil bicara. 

Usai paparan Budi Karya diskusi telah berlangsung lima jam, dan Hasto pun meminta Megawati memberi kata penutup atas pelaksanaan FGD. 

"Mohon catatan penutup dari Ibu Mega. Atas usul Pak Basuki," ujar Hasto sambil tersenyum. Megawati pun kembali memberi penekanan pada beberapa hal. 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA