Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Apkasi Perketat Jalan Masuk ke Daerah

Jumat 23 Apr 2021 18:59 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Esthi Maharani

Calon penumpang menunggu di loket penjualan tiket bus AKAP di terminal bayangan Pondok Pinang, Jakarta, Jumat (23/4/2021). Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunda mudik atau pulang kampung pada Lebaran mendatang sebagai salah satu langkah membatasi penyebaran wabah COVID-19..

Calon penumpang menunggu di loket penjualan tiket bus AKAP di terminal bayangan Pondok Pinang, Jakarta, Jumat (23/4/2021). Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunda mudik atau pulang kampung pada Lebaran mendatang sebagai salah satu langkah membatasi penyebaran wabah COVID-19..

Foto: Antara/Reno Esnir
Apkasi sudah mengimbau para bupati memperketat akses masuk ke daerah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) sudah mengimbau para bupati memperketat akses masuk ke daerahnya untuk mengantisipasi pemudik. Masyarakat diimbau mematuhi kebijakan pemerintah yang melarang mudik Hari Raya Idul Fitri tahun 2021 ini demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Apkasi sudah memghimbau juga anggota dalam hal ini kabupaten agar dapat memperketat masuknya pemudik ke daerah untuk mengantisipasi menyebarnya Covid-19," ujar Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang kepada Republika, Jumat (23/4).

Ia mengatakan, pemerintah kabupaten (pemkab) perlu memperketat jalan masuk apalagi jalan-jalan tikus. Pemkab juga harus memastikan transportasi umum pengangkut pemudik tidak beroperasi serta melakukan pengawasan terhadap warga yang masuk wilayahnya.

Apkasi mendukung kebijakan pemerintah yang melarang mudik tahun ini dan mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat mentaatinya untuk keselamatan bersama. Sarman tidak ingin lonjakan kasus infeksi Covid-19 di India dan beberapa negara di Eropa terjadi juga di Indonesia.

"Sekalipun kebijakan Pemerintah ini dianggap tidak populer namun semuanya untuk mengendalikan penularan virus Covid-19 untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional dan kesehatan masyarakat," kata dia.

Dia berharap peran serta dan kesadaran masyarakat semua agar tidak melakukan mudik tahun ini.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA