Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Pelatih Persib Ungkap Alasan Bermain dengan Tempo Lambat

Jumat 23 Apr 2021 05:30 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts usai melakukan pertemuan staf pelatih di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (5/1).

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts usai melakukan pertemuan staf pelatih di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Selasa (5/1).

Foto: REPUBLIKA/HARTIFIANY PRAISRA
kami tidak melakukan pemulihan sepenuhnya

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung harus mengakui kekalahan dari Persija Jakarta dengan skor 0-2. Rekor tak terkalahkan Persib terputus di leg pertama babak final Piala Menpora di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (22/4).

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengakui Persib memulai permainan dengan tempo lambat. Dia mengakui ada alasan tersendiri mengapa timnya terlihat tidak bersemangat untuk menyerang pada malam itu.

"Dengan jadwal ketat di bulan Ramadhan ini kami mencoba semampunya untuk melakukan recovery. Satu-satunya penjelasan yang bisa saya berikan adalah kami tidak melakukan pemulihan sepenuhnya," kata Robert usai laga.

Robert mengakui dua gol cepat Persija berkontribusi atas permainan buruk Persib di babak pertama. Meskipun demikian, Persib bisa bangkit di babak kedua dan menguasai pertandingan meskipun tidak berhasil mencetak gol.

"Hal bagusnya adalah ini bukan final satu laga, bagi kami untuk menunjukkan di laga berikutnya kami bisa menang," janji Robert.

Robert menyoroti bagaimana kelambatan yang terjadi bukan soal tempo, tapi juga respon pemain dalam menghadapi serangan. Dia mencontohkan bagaimana Persib kebobolan dari umpan crossing.

"Bek tengah dan gelandang tengah sangat lambat menyambut bola kedua di laga ini, tapi setelah itu mereka memperbaikinya," kata Robert.

Robert mengakui kondisi fisik pemain yang tidak prima mempengaruhi permainan. Selain bulan Ramadhan, Persib juga sudah tidak berkompetisi sejak Maret 2020.

"Jadi bagi saya poinnya adalah kami masih bermain satu laga dan itu hal yang terpenting," kata Robert.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA