Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Rekor, India Laporkan 314 Ribu Kasus Baru Covid-19

Jumat 23 Apr 2021 03:47 WIB

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Indira Rezkisari

Seorang petugas kesehatan duduk di bangku setelah membantu mengkremasi korban virus corona, di New Delhi, India, Senin, 19 April 2021.

Seorang petugas kesehatan duduk di bangku setelah membantu mengkremasi korban virus corona, di New Delhi, India, Senin, 19 April 2021.

Foto: AP/Manish Swarup
Lebih dari dua pertiga rumah sakit di Delhi tak miliki tempat tidur kosong.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI – India melaporkan lebih dari 314 ribu kasus baru Covid-19 pada Kamis (22/4). Jumlah penambahan tersebut merupakan peningkatan harian tertinggi yang pernah dicatatkan negara tersebut sejak pandemi.

Sistem layanan kesehatan di India mulai kewalahan menghadapi lonjakan tajam kasus Covid-19. Rumah sakit di India utara dan barat, termasuk ibu kota New Delhi, telah mengumumkan mereka hanya memiliki beberapa jam stok oksigen medis yang dibutuhkan agar para pasien Covid-19 tetap terselamatkan.

Menurut data Pemerintah Negara Bagian New Delhi, lebih dari dua pertiga rumah sakit di sana tak memiliki lagi tempat tidur kosong. Dokter akhirnya menyarankan para pasien tinggal di rumah. "Kami tidak pernah mengira gelombang kedua (Covid-19) akan menghantam kami begitu keras," kata Ketua Eksekutif Biocon & Biocon Biologics Mazumbar Shaw dalam tulisannya untuk Economic Times. Biocon & Biocon Biologics adalah sebuah perusahaan perawatan kesehatan di India.

Menurut Shaw, pemerintah dan masyarakat India memang lengah saat melihat adanya penurunan kasus baru Covid-19. "Rasa puas diri menyebabkan kekurangan obat-obatan, persediaan medis, dan tempat tidur rumah sakit yang tak terduga,” ujarnya.

India telah meluncurkan program vaksinasi Covid-19. Namun hanya sebagian kecil dari total populasi 1,3 miliar orang yang memperolehnya. Sejauh ini India nyaris mencatatkan 16 juta kasus Covid-19 dengan korban meninggal melampaui 184 ribu jiwa. Ia menempati posisi kedua sebagai negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia, dilansir dari AP.

Baca juga : Kebanjiran Korban Meninggal Covid-19, India Kremasi Massal

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA