Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

633 warga lansia Rejang Lebong telah divaksinasi COVID-19

Kamis 22 Apr 2021 23:59 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Vaksinasi lansia di Rejang Lebong baru mencapai 3,5 persen dari sasaran

REPUBLIKA.CO.ID, REJANG LEBONG -- Pejabat Dinas Kesehatan Kabupaten Rejang LebongProvinsi Bengkulu menyebutkan sebanyak 633 warga daerah itu kategori lanjut usia (lansia) telah mengikuti vaksinasi COVID-19.Kepala Dinas Kesehatan Rejang Lebong Syamsir melalui Kabid Sumber Daya Kesehatan Sofan Wahyudi di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan pelaksanaan vaksinasi massal di wilayah itu dilaksanakan dalam 21 puskesmas, kemudian klinik pemerintah dan RSUD Curup.

"Vaksinasi terhadap warga kategori lansia untuk pemberian dosis 1 sudah diikuti 633 orang atau berkisar 3,55 persen dari sasaran, sedangkan pemberian dosis 2 sudah ada 104 yang mengikutinya atau berkisar 0,58 persen dari sasaran," kata Sofan.

Dia mengatakan warga kategori lansia ini mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan pemerintah sejak 15 Maret lalu ditempat-tempat yang sudah ditentukan pemerintah, di mana setelah diberikan dosis 1 mereka ini selama 21 hari ke depannya akan diberikan dosis 2. Sementara itu, perkembangan pelaksanaan vaksinasi massal di kabupaten Rejang Lebong, kata dia, untuk vaksinasi SDM kesehatan pemberian dosis 1 telah diikuti sebanyak 1.457 orang (92,39 persen) dari sasaran.

Kemudian pelaksanaan vaksinasi dosis 2 sudah diikuti sebanyak 1.344 orang (85,23 persen).Selanjutnya untuk vaksinasi pejabat publik pemberian dosis 1 sudah diikuti oleh 2.956 orang atau 13,52 persen dari sasaran, terdiri dari 2.844 orang menggunakan vaksin Sinovac dan 112 orang lainnya menggunakan vaksin AstraZeneca.

"Vaksinasi pejabat publik untuk pemberian dosis 2 sudah diikuti 1.747 orang atau 7,99 persen dari sasaran," jelas dia.Dia mengimbau masyarakat Rejang Lebong, agar mengikuti vaksinasi massal COVID-19 yang dilakukan pemerintah ini sehingga nantinya dapat memberikan kekebalan tubuh dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virusini.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA