Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Liga Super Eropa Gagal, Fernandinho: Sepak Bola Telah Menang

Kamis 22 Apr 2021 22:21 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Fans Chelsea memprotes di luar stadion Stamford Bridge di London, menentang keputusan Chelsea untuk diikutsertakan di antara klub-klub yang berusaha membentuk Liga Super Eropa baru, Selasa (20/4).

Fans Chelsea memprotes di luar stadion Stamford Bridge di London, menentang keputusan Chelsea untuk diikutsertakan di antara klub-klub yang berusaha membentuk Liga Super Eropa baru, Selasa (20/4).

Foto: AP / Matt Dunham
Seluruh klub Inggris mundur dari Liga Super Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Kapten Manchester City Fernandinho menyebut sepak bola telah menang setelah Liga Super Eropa yang diinisiasi 12 klub top Eropa gagal terwujud. Klub yang terlibat terpaksa harus meminta maaf. Namun masalah sepertinya tak akan selesai begitu saja karena enam tim Liga Inggris yang terlibat menghadapi ancaman sanksi dari Liga Primer Inggris.

City merupakan klub pertama dari 12 klub tersebut yang mengonfirmasi mengundurkan diri dari proyek Liga Super Eropa. Setelah itu diikuti oleh lima klub Liga Inggris lainnya. Keputusan tersebut membuat proyek Liga Super Eropa berantakan. Pada Rabu malam hanya tersisa Real Madrid, Barcelona dan Juventus.

Proyek tersebut mendapatkan reaksi keras dari fan, otoritas sepakbola, klub lain serta pemerintah. Fernandinho mengakui banyak pemain merasa lega ketika ide tersebut akhirnya gagal terwujud.

“Ini gila. Pada hari Senin Liga Super ini keluar, kami sedikit terkejut. Kami tidak mengharapkan itu, tetapi pada akhirnya, saya pikir akal sehat adalah hal yang tepat untuk dilakukan,” kata Fernandinho, dilansir dari Independent, Kamis (22/4).

Pemain Internasional Brazil itu yakin semua orang yang mencintai sepakbola, termasuk para pemain City tak akan mendukung Liga Super Eropa.  Tetapi masalah kemungkinan akan tetap berlanjut. Enam klub tersebut melanggar aturan Liga Premier yang menyatakan klub anggota tidak dapat masuk atau bermain di kompetisi tambahan tanpa persetujuan tertulis sebelumnya.

Kepala Eksekutif Liga Premier, Richard Masters telah menghubungi pejabat enam klub tersebut dan meminta agar melepaskan jabatannya di klub. Wakil Presiden Manchester United Ed Woodward telah mengundurkan diri.

Enam klub tersebut telah meminta maaf secara terbuka atas tindakannya. Pemilik Liverpool John W Henry menyampaikan permintaan maaf kepada fan atas keterlibatannya di Liga Super Eropa.

Pemilik MU, Joel Glazer meminta maaf lewa surat terbuka kepada penggemar. Ia mengakui klub melakukan kesalahan dan ingin meminta maaf tanpa pamrih atas kegaduhan yang ditimbulkan.

Dampak dari kasus tersebut, Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaifi dipilih sebagai ketua Asosiasi Klub Eropa yang baru menggantikan Andrea Agnelli yang mengundurkan diri ketika dia menjadi salah satu yang penggagas Liga Super Eropa.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA