Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Link Net dan Google Cloud Percepatan Transformasi Digital

Kamis 22 Apr 2021 21:14 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto

PT Link Net Tbk (LINK) secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Google Cloud untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan pelanggan korporasi. 

PT Link Net Tbk (LINK) secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Google Cloud untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan pelanggan korporasi. 

Foto: Istimewa
Kerja sama ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem digital Link Net.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Link Net Tbk (LINK) secara resmi mengumumkan kemitraan strategis dengan Google Cloud untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan pelanggan korporasi. Kerja sama ini sekaligus untuk mendorong percepatan transformasi digital yang dibutuhkan di era industri 4.0.

Peresmian kerja sama dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk Marlo Budiman bersama Enterprise Sales Director PT Link Net Tbk Agung Satya Wiguna, dan Country Director Google Cloud Indonesia Megawaty Khie, Kamis (22/4).

Menurut Presiden Direktur dan CEO PT Link Net Tbk Marlo Budiman, pihaknya mendukung pemerintah terhadap upaya percepatan transformasi digital nasional dan penguatan ekosistem digital di Indonesia. Dalam kerja sama ini, Link Net akan mengimplementasikan solusi Google Cloud untuk memodernisasi infrastruktur dan memanfaatkan big data serta analitik cerdas yang dapat meningkatkan efisiensi operasional serta memberdayakan perusahaan untuk mempercepat inovasi. 

Link Net kini juga menjadi mitra Google Cloud Interconnect Partner untuk menghadirkan layanan konektivitas berkecepatan tinggi yang andal dan aman bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia, melalui akses langsung ke jaringan khusus platform Google Cloud dan jaringan privat Google di seluruh dunia.

Menurut Marlo, kerja sama ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem digital Link Net dan memungkinkan perusahaan untuk menciptakan layanan inovatif berbasis data, analitik serta teknologi pemrosesan, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pelanggan segmen residensial dan korporasi.

“Kami menggunakan BigQuery untuk mendapatkan insight data secara real-time serta analisis yang dapat meningkatkan kecepatan kueri untuk keputusan bisnis," katanya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga memodernisasi sistem manajemen penagihan perusahaannya dengan menggunakan billing system berbasis SAP di Google Cloud yaitu SAP BRIM (Billing and Revenue Innovation Management). 

"Kedua solusi ini akan membuat perusahaan beroperasi secara efisien, menciptakan inovasi yang lebih cepat, dan pada akhirnya akan meningkatkan kualitas produk dan layanan serta pengalaman pelanggan residensial," kata Marlo Budiman.

Google Cloud Partner Interconnect juga memberikan banyak manfaat bagi Link Net dan seluruh pengguna Google Cloud. Lalu lintas data pada jaringan Link Net dan Google Cloud tidak menggunakan jaringan internet publik, melainkan menggunakan direct peering, sehingga dapat memastikan keamanan data yang lebih tinggi, tarif upload yang jauh lebih rendah, serta paket bandwidth yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan dari berbagai segmen. 

Country Director Google Cloud Indonesia Megawaty Khie mengatakan, pihaknya bangga bisa mendukung Link Net dalam mempercepat digitalisasi operasi bisnisnya, dan bermitra untuk layanan Cloud Interconnect Partner.  "Melalui layanan ini, kami menyediakan solusi bagi seluruh pengguna Link Net dan Google Cloud serta memberdayakan mereka untuk meningkatkan strategi transformasi digitalnya," katanya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA