Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

...

CEO Man City Akui Khilaf Bawa Klub Bidani Liga Super Eropa

Kamis 22 Apr 2021 20:02 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Direktur Eksekutif Manchester City Ferran Soriano.

Direktur Eksekutif Manchester City Ferran Soriano.

Foto: LYNNE CAMERON/EPA
Dewan direksi City telah melupakan sejarah panjang, nilai-nilai, dan tradisi klub.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Direktur Eksekutif Manchester City, Ferran Soriano, menyatakan permohonan maaf kepada semua pihak, terutama suporter the Citizens, terkait keterlibatan City dalam pembentukan Liga Super Eropa (ESL). Dengan ikut menginisiasi ESL, lanjut Soriano, City justru mengkhianati kepercayaan dari fan dan nilai-nilai yang diusung the Citizens sebagai sebuah klub.

City menjadi satu dari enam klub di Liga Primer Inggris, yang sepakat memisahkan diri dari kompetisi Liga Champions dan membentuk kompetisi tandingan bertajuk ESL. Namun, tiga hari pasca-pengumuman resmi rencana penyelenggaraan ESL, klub-klub pendiri ESL memilih untuk mengundurkan diri.

Langkah ini tidak terlepas dari kecaman dan tekanan dari suporter, federasi sepak bola sempat, otoritas penyelenggara kompetisi domestik, dan UEFA. The Citizens bahkan menjadi klub pertama yang mengumumkan secara resmi tengah memulai upaya untuk menarik diri dari ESL.

Langkah City ini kemudian diikuti oleh lima klub asal Inggris lainnya. Pun dengan langkah serupa yang ditempuh Atletico Madrid, AC Milan, dan Inter Milan.

Soriano mengakui, saat memutuskan menerima proposal pembentukan ESL, kompetisi ini dinilai bisa memberikan dampak dan pengaruh besar buat perkembangan City pada masa mendatang. Alhasil, keputusan ini dianggap sesuai dengan kepentingan klub.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA