Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Roman Abramovich Marah dengan Direksi Chelsea Terkait ESL

Kamis 22 Apr 2021 18:38 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Bos Chelsea Roman Abramovich.

Bos Chelsea Roman Abramovich.

Foto: Olivia Harris/Reuters
Chelsea jadi klub pertama yang keluar dari Liga Super Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Pemilik Chelsea Roman Abramovich dilaporkan kesal dengan dewan direksi klub. Chelsea jadi klub pertama yang keluar dari Liga Super Eropa (ESL).

The Blues melakukan itu 48 jam setelah rencana kompetisi yang memisahkan diri dari Liga Champions itu diumumkan.

Klub Inggris lainnya akhirnya mengikuti jejak Chelsea beberapa jam kemudian. Setelah itu, Inter Milan, AC Milan, dan Atletico Madrid ikut keluar dari ESL, yang tinggal diisi oleh Real Madrid, Barcelona, dan Juventus. Keputusan keluar Chelsea diambil setelah didemo fan jelang pertandingan melawan Brighton.

Abramovich khawatir, fan bakal kehilangan kepercayaan pada dirinya usai skandal Liga Super Eropa, sejak menjadi pemilik saham mayoritas pada 2003. Dikutip dari Sportskeeda, Kamis (22/4), Abramovich marah dengan keputusan direksinya karena memengaruhi reputasi dari fan Chelsea.

Pebisnis asal Rusia itu takut kontroversi Liga Super Eropa mengganggu reputasi dan warisan yang telah dibangunnya di Stamford Bridge. Abramovich juga belum bisa ke London untuk menyaksikan pertandingan Chelsea karena masalah visa.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA