Dinkes Cianjur Segera Cairkan Insentif Nakes Tangani Covid

Red: Muhammad Fakhruddin

Dinkes Cianjur Segera Cairkan Insentif Nakes Tangani Covid (ilustrasi).
Dinkes Cianjur Segera Cairkan Insentif Nakes Tangani Covid (ilustrasi). | Foto: ANTARA/FB Anggoro

REPUBLIKA.CO.ID,CIANJUR -- Dinas Kesehatan Cianjur, Jawa Barat, segera mencairkan insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) yang menanganiCOVID-19 di RSUD Cianjur, yang belum terbayarkan karena terkendala di "input" data dan ketersediaan anggaran di pusat.

Kepala Dinkes Cianjur, Irvan Nur Fauzy mengatakan untuk input data tenaga medis yang terkendala sudah dapat diatasi, sehingga untuk insentif yang sempat tertunda di tahun lalu sudah dibayarkan. "Untuk tunggakan tahun lalu, sebagian besar akan dibayarkan di pertengahan puasa, sedangkan untuk insentif Januari hingga April sedang dilakukan input data, tinggal menunggu dengan harapan dapat dibayarkan bersamaan," katanya, di Cianjur Kamis (22/4).

Ia menjelaskan, terlambatnya pembayaran insentif tersebut, karena berbagai hal mulai dari proses input data dan terbatasnya dana yang ada di pusat, sehingga insentif penanganan COVID-19 tidak langsung bersamaan. "Jadi kendalanya di input data dan ketersediaan anggaran dari pusat, daerah hanya menyalurkan. Tapi kami upayakan insentif 2021 segera dibayarkan," kata Irvan Nur Fauzy.

Sementara tenaga kesehatan di Cianjur mengeluhklan insentif penanganan COVID-19 yang dijanjikan pemerintah pusat, hingga 8 bulan lamanya tidak kunjung diterima, sehingga tenaga medis terpaksa berhutang untuk menutuipi kebutuhan.

"Kami tenaga kesehatan di ruang isolasi COVID-19, terakhir mendapatkan insentif Agustus. Untuk September hingga April belum dibayar sama sekali. Harapan kami insentif dapat segera cair dan kami tidak lagi berhutang," kata seorang tenaga medis yang minta namanya disamarkan Sansan.

Sansan bersama ratusan tenaga kesehatan lainnya, berharap pihak rumah sakit dan dinkes, dapat segera mencairkan dana insentif tersebut, terlebih menjelang lebaran, dimana semua orang sangat membutuhkan biaya.

"Sebagian besar mengandalkan gaji pokok, gaji hanya cukup untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Untuk tenaga kesehatan yang baru, gaji mungkin hanya cukup untuk satu atau dua minggu karena memang masih minim," demikian Sansan.

 

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Terkait


Dinkes Cianjur Imbau Warga Lebih Tingkatkan Penerapan Prokes

Wamenkes Pastikan Dana Insentif Nakes Telah Tersedia

Persi Tanggapi Tunggakan Insentif Nakes Rp 1,48 T

Pemerintah Tunggak Insentif Nakes Rp 1,48 Triliun

Pemkot Medan: Ada 28 Nakes Beda Nama Bernomor Rekening Sama

Republika Digital Ecosystem

Kontak Info

Republika Perwakilan Jabar. Jalan Mangga 47, Bandung 40114, Indonesia.

Phone: +6222 87243363, +6222 87243364 , +6222 87243365

jabar@republika.co.id

Ikuti

× Image