Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Diganggu Liga Super Eropa, Guardiola Minta Pemainnya Fokus

Kamis 22 Apr 2021 15:50 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manajer Manchester City Pep Guardiola (kiri).

Manajer Manchester City Pep Guardiola (kiri).

Foto: EPA-EFE/FRIEDEMANN VOGEL
City membutuhkan delapan poin dari lima pertandingan terakhir untuk memastikan gelar.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola masalah keterlibatan timnya dalam proyek Liga Super Eropa sudah berakhir. City telah menyatakan menarik diri tak lama setelah kompetisi tersebut dideklarasikan oleh 12 klub top Eropa.

Guardiola meminta pemainnya agar fokus merebut gelar Liga Inggris yang sudah didepan mata. City menang 2-1 atas Aston Villa, Kamis (22/4) dini hari WIB yang membuat mereka unggul 11 poin atas tim peringkat kedua Manchester United.

City membutuhkan delapan poin dari lima pertandingan terakhir untuk memastikan gelar Liga Inggris di genggaman. Permintaan Guardiola agar pemainnya fokus dikatakan usai pertandingan tersebut.

"Mereka (pemilik) tidak perlu meminta maaf kepada saya, saya tahu mereka, saya tahu bagaimana keadaan mereka. Ini adalah bab yang sudah berakhir,” kata Guardiola, dilansir dari The National News.

Mantan pelatih Barcelona itu mengatakan MU masih mengancam karena mereka sedang dalam performa terbaiknya. Setelah kekalahan dari Chelsea dan Leeds United, Guardiola klaim timnya tahu apa yang dibutuhkan yaitu kemenangan.

Ia mengakui timnya mengawali pertandingan dengan kesulitan. Tetapi perlahan anak asuhnya merespon positif tak hanya mampu membalikkan keadaan melainkan juga cara bermain yang bagus. Ia menegaskan kemenangan tersebut sangat penting bagi City.

Guardiola juga mengungkapkan kondisi cedera pergelangan kaki Kevin de Bruyne jelang final Piala Liga melawan Tottenham Hotspur akhir pekan nanti. Pemain Internasional Belgia itu absen melawan Villa.

"Itu lebih sedikit (kerusakan) dari yang diharapkan dan kemarin dia merasa jauh lebih baik. Kita akan lihat setelah latihan besok. Jika dia tidak siap untuk final ini mungkin dia akan siap untuk semifinal di Liga Champions (melawan PSG),” kata dia menjelaskan.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA