Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Astra Incar Investasi di Startup Teknologi

Kamis 22 Apr 2021 12:52 WIB

Rep: Retno Wulandhari/ Red: Nidia Zuraya

Ilustrasi Startup

Ilustrasi Startup

Foto: Pixabay
Belum lama ini Astra berinvestasi di SayurBox dan Halodoc

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Astra International Tbk terus meningkatkan pertumbuhan bisnis secara anorganik. Setelah Sayurbox dan Halodoc, emiten berkode saham ASII ini masih berencana untuk berinvestasi di platform digital atau startup teknologi. 

Menurut Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Djony Bunarto Tjondro, perseroan memang serius menekuni perkembangan digital beberapa tahun terakhir, baik untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara organik maupun anorganik.

"Di Astra selain kita modernisasi internal secara organik, kita juga ingin lebih agresif melihat peluang secara anorganik, termasuk ke startup berbasis teknologi," kata Djony dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/4). 

Baca Juga

Meski memiliki target untuk menambah portfolio investasi, Djony menegaskan manajemen perseroan tidak pernah menentukamnya secara riil. Menurut Djony, kesempatan untuk berinvestasi bisa datang kapan saja. 

"Kita tetap selalu melihat apakah ada peluang di kemudian hari, kalau ada kita bisa investasi banyak," tutur Djony.

Djony memastikan, perseroan akan berinvestasi di sektor yang sedang berkembang khususnya yang sangat relevan di masa pandemi ini. Perseroan saat ini sedang mengkaji beberapa sektor yang potensial untuk tumbuh seperti layanan kesehatan dan e-commerce

Sebagai bagian dari inisiatif strategis untuk mempercepat transformasi digital, belum lama ini Astra berinvestasi sekitar 5 juta dolar AS atau setara Rp 72,73 miliar di Sayurbox. Selain itu, Grup juga berinvestasi di Halodoc sekitar 35 juta dolar AS atau setara Rp 509 miliar. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA