Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Nadal Kewalahan Atasi Petenis Ranking 111 di Barcelona

Kamis 22 Apr 2021 09:55 WIB

Red: Muhammad Akbar

Rafael Nadal dari Spanyol beraksi selama pertandingan tunggal putra babak keempat melawan Fabio Fognini dari Italia pada Hari ke-8 turnamen tenis Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 15 Februari 2021.

Rafael Nadal dari Spanyol beraksi selama pertandingan tunggal putra babak keempat melawan Fabio Fognini dari Italia pada Hari ke-8 turnamen tenis Grand Slam Australia Terbuka di Melbourne, Australia, 15 Februari 2021.

Foto: EPA-EFE/DAVE HUNT
Ini merupakan kemenangan ke-62 bagi Nadal di turnamen tersebut

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA — Rafael Nadal harus bangkit dari ketertinggalan satu set untuk mengalahkan petenis Belarusia Ilya Ivashka pada Rabu di saat petenis Spanyol itu menghadapi ujian awal dalam upayanya merebut titel Barcelona Open untuk ke-12 kalinya.

Nadal (34), yang secara mengejutkan disingkirkan oleh Andery Rublev di perempat-final Monte Carlo Masters pekan lalu, kehilangan set pertama melawan petenis peringkat 111 dunia itu sebelum menang dengan skor 3-4, 6-2, 6-4.

Itu merupakan kemenangan ke-62 bagi Nadal di turnamen tersebut dengan rekor hanya empat kali kalah.

"Dia bermain baik. Dia bermain di level yang sangat tinggi, dan saya tidak, khususnya di awal," kata Nadal yang kalah hanya sekali atas pemain di luar peringkat 100 di lapangan tanah liat, itu pun 17 tahun silam.

"Kemudian saya berpikir saya mengubah sedikit cara bermain saya. Saya lebih agresif kemudian, dan pertandingan itu sangat berubah.

"Saya senang saya bertarung keras hari ini untuk masuk ke babak ketiga. Itu yang saya butuhkan setelah kekalahan di Monte Carlo."

Di babak perempat-final Kamis, Nadal akan bertemu jagoan Jepang Kei Nishikori, juara Barcelona 2014 dan 2015, yang mengalahkan pemain Chile Chritian Garin 7-6 (7/5), 4-6, 6-1.

Nishikori tercatat pernah menang dua kali atas Nadal dalam 13 pertemuan mereka tetapi belum pernah mengalahkan petenis nomor dua dunia itu di atas tanah liat.

Sementara itu petenis Italia Fabio Fognini diusir dari turnamen karena melontarkan kata-kata kasar kepada hakim garis.

Petenis berusia 33 tahun itu kesusahan menghadapi petenis peringkat 147 dunia Bernabe Zapata Miralles saat skor 0-6, 4-4 ketika dia cekcok dengan ofisial dan diusir oleh wasit karena perilaku tidak sportif.

Fognini merupakan salah satu dari sebagian kecil pemain yang diusir dari lapangan. Insiden paling terkenal melibatkan petenis peringkat satu dunia Novak Djokovic yang didiskualifikasi dari US Open 2020 karena memukul hakim garis dengan bola.

Nick Kyrgios juga diusir dari turnamen di Roma pada 2019 setelah melempar kursi ke lapangan. Ini bukan pertama kalinya bagi Fognini, peringkat ke-27 dunia, mendapati dirinya didiskualifikasi.

Di US Open 2017, dia diusir dari turnamen dan didenda 24.000 dolar AS menyusul serentetan makian yang dilontarkan ke wasit perempuan.

Di pertandingan lain pada Rabu, juara Monte Carlo dan unggulan kedua Stefanos Tsitsipas dengan mudah melewati petenis Spanyol Jaume Munar 6-0, 6-2.

Kali ini sang petenis Yunani lebih enteng mengatasi lawannya ketimbang pertemuan mereka sebelumnya yaitu di Prancis 2020 di mana ia kehilangan dua set pertama sebelum memenangi tiga set berikutnya.

Runner-up Monte Carlo Rublev, unggulan ketiga, juga melaju ke babak selanjutnya setleah menang 6-4, 6-3 atas petenis Italia Federico Gaio.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA