Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Keluar dari Liga Super Eropa, MU Cari Solusi Berikutnya

Kamis 22 Apr 2021 07:10 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Manchester United.

Manchester United.

Foto: Twitter/Manchester United
Klub-klub Eropa sedang dilanda masalah keuangan akibat pandemi.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United bergabung dengan lima tim Liga Inggris lainnya yang memilih keluar dari rencana Liga Super Eropa yang digagal oleh 12 klub terdiri dari enam tim Inggris, tiga tim La Liga dan tiga dari Serie A. Setan Merah sudah mengeluarkan pernyataan resminya di laman resmi klub.

MU telah mendengarkan dengan cermat dari reaksi fan atas keputusan bergabung dalam rencana Liga Super Eropa. Tak hanya dari fan, MU juga mendengarkan masukan dari pemerintah Inggris dan pemangku kepentingan utama lainnya.

“Kami tetap berkomitmen untuk bekerja dengan orang lain di seluruh komunitas sepak bola untuk menghasilkan solusi berkelanjutan untuk tantangan jangka panjang yang dihadapi permainan,” demikian bunyi pernyataan MU.

Wakil Presiden MU Ed Woodward mengundurkan diri dari jabatanya setelah MU menyatakan keluar dari Liga Super Eropa. Keputusan itu diduga karena Woodward terlibat dalam keputusan MU menjadi bagian dari penggagas Liga Super Eropa.

Sejatinya Woodward sudah tak disukai sejak 2012. Banyak kritik yang datang kepadanya tentang gaya mengelola klub. Ia juga akan melepas jabatannya akhir tahun 2021 namun keputusan itu bisa dipercepat dengan kasus ini.

Selain MU, Manchester City, Liverpool, Chelsea, Tottenham Hotspur, Arsenal adalah enam tim Inggris merupakan bagian dari Liga Super Eropa. Mereka bergabung dengan Real Madrid, Barcelona, Atletico Madrid, Juventus, AC Milan dan Inter Milan.

Namun kompetisi yang keluar dari agenda UEFA itu akhirnya layu sebelum berkembang karena mendapatkan kecaman dari berbagai unsur, termasuk suporter. Tak lama beberapa haris setelah deklarasi banyak klub yang memutuskan mengundurkan diri dari ide tersebut.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA