Rabu 21 Apr 2021 20:53 WIB

Kasus Covid-19 di Lampung Meningkat, Kematian Tinggi

Jumlah total penderita Covid-19 di Lampung menjadi 15.274 orang.

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Mas Alamil Huda
Petugas gabungan Satgas COVID-19 Kota Bandar Lampung memberikan hukuman kepada pengendara motor yang tidak mengenakan masker saat pemeriksaan dan penyekatan kendaraan di Rajabasa, Bandar Lampung, Lampung, Kamis (15/4/2021). Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan dilakukan serentak di lima titik pintu masuk Kota Bandar Lampung sebagai upaya meminimalisir penyebaran COVID-19 di Kota Bandar Lampung.
Foto: ANTARA/Ardiansyah
Petugas gabungan Satgas COVID-19 Kota Bandar Lampung memberikan hukuman kepada pengendara motor yang tidak mengenakan masker saat pemeriksaan dan penyekatan kendaraan di Rajabasa, Bandar Lampung, Lampung, Kamis (15/4/2021). Pemeriksaan dan penyekatan kendaraan dilakukan serentak di lima titik pintu masuk Kota Bandar Lampung sebagai upaya meminimalisir penyebaran COVID-19 di Kota Bandar Lampung.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Kasus aktif Covid-19 di Provinsi Lampung masih meningkat dan angka kematian pasien positif masih cukup tinggi. Penambahan pasien positif 88 orang menambah jumlah total penderita Covid-19 di Lampung menjadi 15.274 orang.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, Rabu (21/4) merilis data, total pasien positif Covid-19 sebanyak 15.186 orang, kasus baru 88 orang. Pasien sembuh total 13.707 orang, bertambah 51 orang. Sedangkan total kasus kematian 833 orang, bertambah dua orang lagi yang meninggal dunia.

Kepala Dinkes Lampung Reihana mengatakan, sampai 21 April 2021 kasus konfirmasi 15.274 orang, sedangkan pasien sembuh 13.707 orang. “Angka kesembuhan 89,94 persen, dan kasus kematian 833 orang CFR (case fatality rate) 5,45 persen,” kata Reihana dalam keterangan persnya, Rabu (21/4).

Menurut dia, dalam dua pekan terakhir, angka reproduksi efektif masih berfluktuasi antara 0,23 sampai 1,07. Angka reproduksi efektif yang masih berada di atas angka 1 ini mennjukkan pandemi belum sepenuhnya terkendali.

Reihana yang juga jubir Satgas Penanganan Covid-19 Lampung mengatakan, penambahan 88 orang tersebar di 11 dari 15 kabupaten/kota di Lampung. Saat ini, terbanyak berada di Kota Metro 20 orang, disusul Kota Bandar Lampung 16 orang, Lampung Utara 15 orang, dan Lampung Timur 12 orang.

Selanjutnya, Lampung Selatan dan Lampung Tengah masing-masing 6 orang, Pringsewu 4 orang, Tulangbawang Barat dan Pesisir Barat masing-masing 3 orang, Pesawaran 2 orang, dan Lampung Barat 1 orang.

“Dari 88 orang tersebut, kasus baru 63 orang, hasil tracing 25 orang, pasien isolasi mandiri 57 orang, pasien dirawat 31 orang,” katanya.

Sedangkan pasien sembuh bertambah 51 orang, tersebar di delapan kabupaten/kota, diantaranya dari Lampung Tengah 16 orang, Bandar Lampung 13 orang, Lampung Barat 9 orang, Pesawaran 4 orang, Metro dan Pringsewu masing-masing 3 orang, dan Lampung Timur serta Lampung Selatan masing-masing 2 orang.

Sementara kasus pasien positif yang meninggal dunia bertambah dua orang, dari Bandar Lampung dan Lampung Barat, diantaranya perempuan 80 tahun dari Bandar Lampung, dan Laki-laki 48 tahun dari Lampung Barat.

Total jumlah dan hasil uji spesimen Covid-19 di Lampung sejak 14 Mei 2020 sampai 20 April 2021 sebanyak 83.944 spesimen, dan yang menghasilkan kasus positif 26.651 spesimen. Sedangkan total yang diswab 38.224 orang. Swab yang akan diuji total 116 spesiemn, swab baru 92 spesimen, dan swab lama 24 spesimen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement