Ramadhan Jadi Waktu Tepat untuk Menjadi Bugar

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Esthi Maharani

 Kamis 22 Apr 2021 04:35 WIB

Meskipun sedang berpuasa, sejumlah warga tetap berolahraga untuk menjaga vitalitas tubuh serta menjaga agar tubuh tetap bugar. Foto: Republika/Abdan Syakura Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA Meskipun sedang berpuasa, sejumlah warga tetap berolahraga untuk menjaga vitalitas tubuh serta menjaga agar tubuh tetap bugar. Foto: Republika/Abdan Syakura

Ramadhan jadi waktu tepat untuk meraih tubuh sehat dan bugar

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Bulan puasa ternyata bisa menjadi salah satu waktu untuk meraih tubuh yang sehat dan membentuk tubuh lebih bugar. Berolahraga selama Ramadhan menjadi kegiatan yang perlu dilakukan untuk menjaga bentuk tubuh akibat makan berlebih ketika berbuka puasa atau menikmati sajian-sajian khas Ramadhan yang tinggi kalori.

Pelatih kebugaran Arab Saudi, Nouf Hamdallah menjelaskan, sebenarnya tidak ada waktu yang terbaik untuk berolahraga selama Ramadhan. Sebaliknya, waktu dan intensitas olahraga akan berbeda-beda setiap orangnya.

"Berolahraga selama Ramadhan bergantung pada fleksibilitas jadwal seseorang. Tidak ada waktu khusus untuk berolahraga. Kebanyakan orang yang percaya ini, sebenarnya salah informasi dengan apa yang mereka baca," kata Nouf, dilansir di Arab News, Rabu (21/4).

Salah satu nasihat dalam artikel populer terkait berolahraga selama Ramadhan adalah, jika mereka berolahraga sebelum buka puasa, akan membakar kalori dan menurunkan berat badan. Namun, sebenarnya ini tergantung pada tujuan dan kalori yang mereka terima.

Sementara, beberapa orang tidak bisa berolahraga selama puasa karena akan merasa mual dan gula darahnya turun. Mereka kemudian merasa putus asa dan akhirnya tidak berolahraga. Padahal, menurut Nouf, yang perlu mereka lakukan adalah mengubah waktu dan sifat latihannya.

"Tidak ada pendekatan satu cara olah raga untuk semua," kata dia.

Baca juga : Catat, Hari ini Terjadi Puncak Hujan Meteor Lyrids

Ia menambahkan, mudah untuk kehilangan massa otot jika orang tidak memilih makanan yang tepat pada berbuka puasa dan sahur. Ia juga menekankan, bahwa penting untuk tetap terhidrasi selama buka puasa.

Sementara, jika seseorang memilih untuk berolahraga tepat sebelum buka puasa, minuman berprotein serta makanan padat nutrisi dengan sedikit karbohidrat disarankan ketika berbuka. "Apa yang Anda makan untuk sahur akan menentukan tingkat energi Anda untuk keesokan harinya juga. Ini harus menjadi makanan dengan jumlah protein dan sayuran yang baik," kata dia.

Sementara itu, Ahli Diet Klinis dan Olahraga Arab Saudi, Arwa Bajkhaif mengatakan, Ramadhan adalah kesempatan emas untuk mempraktikkan pengendalian diri. Jika ada yang ingin menerapkan kebiasaan sehat atau menghentikan kebiasaan buruk, Ramadhan adalah waktu yang tepat.

"Orang-orang harus mengetahui persyaratan makanan mereka dan mengikuti pola makan yang sesuai untuk situasi kesehatan khusus mereka selama Ramadhan," kata Arwa.

Ia merekomendasikan, bagi individu dengan penyakit kronis seperti diabetes, ia merekomendasikan untuk menemui ahli endokrinologi untuk insulin. Penyesuaian obat dan jenis diet mereka perlu ditindaklanjuti untuk menyesuaikan jumlah dan jenis karbohidrat yang sesuai.




BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X