Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Kapten Liverpool Nyatakan Komitmen Tim untuk Suporter

Rabu 21 Apr 2021 15:50 WIB

Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Kaos sepak bola terlihat di luar Stadion Anfield Liverpool memprotes pembentukan Liga Super Eropa, Liverpool, Inggris, Senin (19 /4).

Kaos sepak bola terlihat di luar Stadion Anfield Liverpool memprotes pembentukan Liga Super Eropa, Liverpool, Inggris, Senin (19 /4).

Foto: AP / Jon Super
Liga Super Eropa dianggap tak menjunjung sportivitas.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pemain Liverpool kompak menyuarakan penolakan mereka terhadap rencana penyelenggaraan Liga Super Eropa. Kapten tim, Jordan Henderson mewakili rekan-rekan setimnya untuk menyatakan protes. 

Enam klub Liga Primer Inggris, yaitu Arsenal, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Tottenham Hotspur sempat ikut serta dalam gelaran tersebut. Namun belakangan, mereka berbondong-bondong mengundurkan diri. 

Penolakan sebelumnya sudah dilakukan berbagai pemain klub asal Inggris, tak terkecuali Henderson. Melalui akun Twitter pribadinya, ia menyatakan Liga Super Eropa adalah rencana yang tidak bisa diterima. 

"Kami tidak menyukainya dan tidak ingin (kompetisi) itu berlangsung. Ini adalah sikap kolektif kami. Komitmen kami adalah bertanding untuk klub ini dan para suporternya," kata Henderson, dikutip Sky Sports, Rabu (21/4). 

Pesan yang sama turut disampaikan oleh Henderson turut diunggah oleh Trent Alexander-Arnold, Andrew Robertson, Virgil Van Dijk, Thiago Alcantara, dan Curtis Jones. 

"Anda tidak akan pernah berjalan sendirian," lanjut Henderson. 

Protes terhadap Liga Super Eropa juga dilayangkan oleh pemain Manchester City, Kevin De Bruyne, kemudian penggawa Manchester United (MU), Luke Shaw.

"Kata yang paling penting adalah berkompetisi. Dengan segala peristiwa yang sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir, maka ini adalah momen yang baik untuk semua orang untuk kembali bersatu," ujar De Bruyne. 

Lalu, Shaw juga mencuit: "Tidak ada waktu yang terbuang ketika saya mempedulikan situasi saat ini. Saya ingin meluapkan pendapat saya tanpa membuat masalah terhadap klub yang sangat saya sayangi," tulis Shaw. 

"Saya tumbuh menyaksikan Liga Primer Inggris dan Liga Champions, lalu saya menyayangi olahraga ini. Ambisi saya adalah bisa bertanding di kompetisi itu dengan determinasi dan kerja keras yang ditunjukkan semua orang."

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA