Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

Thursday, 7 Zulqaidah 1442 / 17 June 2021

65.581 Petugas Layanan Publik Bekasi Divaksin Dosis Pertama

Rabu 21 Apr 2021 15:30 WIB

Rep: Uji Sukma Medianti/ Red: Karta Raharja Ucu

Sebanyak 65 ribu petugas pelayanan publik di Kabupaten Bekasi menerima vaksinasi Covid-19. Foto ilustrasi suntik vaksin.

Sebanyak 65 ribu petugas pelayanan publik di Kabupaten Bekasi menerima vaksinasi Covid-19. Foto ilustrasi suntik vaksin.

Foto: Flickr
Petugas yang sudah mendapatkan suntik vaksin dosis kedua sebanyak 37.665 orang.

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Hingga Senin (19/4), 65.581 petugas layanan publik di Kabupaten Bekasi disuntik vaksin dosis pertama. Sementara petugas yang sudah mendapatkan suntik vaksin dosis kedua sebanyak 37.665 orang.

Wakil Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi Masrikoh mengatakan, di saat bersamaan, vaksinasi tahap kedua bagi warga lanjut usia juga sudah diberikan kepada 9.792 lansia ber-KTP Kabupaten Bekasi, 1.699 lansia di antaranya telah menerima vaksin Covid-19 untuk dosis kedua. "Untuk warga lansia, 9.634 orang mendapat vaksin Sinovac dan 158 lainnya menerima vaksin AstraZeneca," katanya di Bekasi, Rabu (21/4).

Secara keseluruhan, kata dia, vaksinasi Covid-19 telah mencakup seluruh tenaga kesehatan di tahap pertama yang berjumlah 10.900 orang sedangkan vaksinasi tahap kedua yang kini sedang berlangsung ditargetkan menyasar 187.252 lansia serta 149.125 petugas publik.

"Total target sasaran vaksinasi di Kabupaten Bekasi sebanyak 347.022 meliputi tenaga kesehatan, petugas pelayan publik, masyarakat rentan, dan masyarakat umum lainnya," kata Masrikoh.

Ia menjelaskan, kegiatan vaksinasi hingga saat ini masih berlangsung di 115 fasilitas kesehatan yang terdaftar di Dinas Kesehatan, dari total 224 faskes yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi. "Kami berkomitmen menyukseskan program percepatan vaksinasi pemerintah pusat," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA