Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Kisruh Liga Super Eropa, Ed Woodward Mundur dari MU?

Rabu 21 Apr 2021 05:47 WIB

Red: Muhammad Akbar

Wakil Ketua Eksekutif MAnchester United (MU) Ed Woodward

Wakil Ketua Eksekutif MAnchester United (MU) Ed Woodward

Foto: EPA-EFE/PETER POWELL .
Menyusul pembentukan Liga Super Eropa, Woodward mundur dari jabatannya di UEFA.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER — Ed Woodward dilaporkan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Eksekutif Manchester United sebagai buntut dari keterlibatannya dalam pembentukan Liga Super Eropa, kompetisi tengah pekan tandingan Liga Champions yang baru diumumkan Ahad (18/4) kemarin.

Berita mundurnya Woodward hanya muncul beberapa saat setelah laporan-laporan yang menyatakan Chelsea dan Manchester City siap mengajukan pengunduran diri dari Liga Super Eropa.

Harian Manchester Evening News mengatakan Woodward akan tetap menjalankan jabatannya hingga akhir musim ini kendati sudah mengajukan pengunduran diri, demikian dilansir Reuters.

Pembentukan Liga Super Eropa yang diumumkan serentak enam tim Inggris, tiga tim Italia dan tiga tim Spanyol pada Minggu mendapat respon kurang positif dari banyak kalangan.

FIFA, UEFA dan berbagai organisasi sepak bola mengecam kompetisi tersebut disertai ancaman sanksi bagi klub, pelatih hingga pemain yang terlibat di dalamnya.

Kritik juga deras berdatangan dari masyarakat penggemar sepak bola, termasuk suporter klub-klub yang terlibat.

Menyusul pembentukan Liga Super Eropa, Woodward mundur dari jabatannya di UEFA. Nama Woodward sendiri bahkan sempat disebut langsung oleh Presiden UEFA Aleksander Ceferin saat merespon pembentukan Liga Super Eropa.

"Ed Woodward, dia menelepon saya Kamis kemarin dan mengatakan 'reformasi bagus, saya mendukung penuh'... ketika jelas saja dia sudah menandatangani kesepakatan lain," kata Ceferin pada Ahad (18/4).

sumber : antara/reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA