Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Wednesday, 30 Ramadhan 1442 / 12 May 2021

Pengamat Sarankan Posko Covid-19 di Kelurahan Dioptimalkan

Rabu 21 Apr 2021 06:35 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha

Calon penumpang berjalan menuju bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (20/4/2021). Menurut pengelola, Terminal Pulo Gebang akan menjadi satu-satunya terminal di Jakarta yang tetap beroperasi dan tidak ada pengurangan jumlah perusahaan otobus (PO) selama periode tersebut di tengah kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.

Calon penumpang berjalan menuju bus di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (20/4/2021). Menurut pengelola, Terminal Pulo Gebang akan menjadi satu-satunya terminal di Jakarta yang tetap beroperasi dan tidak ada pengurangan jumlah perusahaan otobus (PO) selama periode tersebut di tengah kebijakan larangan mudik Lebaran 2021.

Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Pemda diminta tak membuat aturan tambahan yang membingungkan warga.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021 masih dipertanyakan efektifitasnya karena justru memicu masyarakat ke kampung halaman lebih awal. Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menyarankan pemerintah seharusnya juga mengoptimalkan posko Covid-19 di wilayah. 

“Andai ini dikuatkan jadi program yang berkelanjutan selama pandemi, bisa bikin masyarakat mau berpikir cepat,” kata Djoko kepada Republika.co.id, Selasa (20/4). 

Padahal menurutnya, hal tersebut sudah diatur dalam Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021. Djoko menjelaskan, aturan tersebut mengatur empat ruang lingkup.

Baca Juga

“Salah satu ruang lingkupnya yg keempat, fungsi Posko Covid-19 desa atau kelurahan untuk pencegahan dan pengendalian penyeberan Covid-19 selama bulan suci Ramadhan Idul Fitri Tahun 1442 H,” tutur Djoko. 

Dia menambahkan, saat ini pemerintah daerah juga sudah membuat aturan masing-masing. Djoko menilai seharusnya hal tersebut tidak dilakukan karena dikhawatirkan membuat masyarakat bingung. 

“Pemda jgn bikin aturan masing-masing, malah akan tambah bingung masyarakat,” ujar Djoko.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA