Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Pemda Harus Peka untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

Rabu 21 Apr 2021 00:45 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Andi Nur Aminah

Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia (lansia).

Vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia (lansia).

Foto: Semen Padang
Pemda harus belajar dari lonjakan drastis kasus covid tahun lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Epidemiolog Universitas Andalas Defriman Djafri mengingatkan pemerintah daerah di Sumatra Barat agar lebih peka untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid. Defriman mengingatkan Pemda harus belajar dari lonjakan drastis kasus covid tahun lalu supaya tenaga kesehatan tidak kewalahan.

"Sense of crisis, dan early warning system harus jalan. Kepala daerah harus peka. Jika tidak, kewalahan nanti. Jumlah rawatan sudah sampai 50 persen sekarang di RS saat ini," kata Defriman kepada Republika.co.id, Selasa (20/4).

Beberapa pekan terakhir, Defriman melihat kenaikan angka kasus covid di Sumbar kembali signifikan. Begitu juga dengan lonjakan angka kematian akibat covid. Saat ini sudah tercatat 753 orang meninggal dunia karena covid-19.

Baca Juga

Defriman melihat dalam menghadapi kondisi pandemi dan bencana, hanya dua prinsip utama yang perlu dipahami. Yaitu menekan angka kematian atau mortalitas dan kesakitan atau morbiditas.

"Mudah-mudahan kepala daerah memahami ini, setiap penularan mempunyai risiko kematian, setiap kematian yang akan kita pertanggung jawabkan kedepan," ujar Defriman.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA