Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Mbizmarket Dukung Pemulihan Ekonomi Lewat UMK Go Digital

Selasa 20 Apr 2021 22:16 WIB

Red: Hiru Muhammad

Pekerja Usaha Kecil Menengah (UKM) menggiling biji kopi robusta di tempat produksi bubuk kopi tradisional Desa Kandang, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (12/8/2020). Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), mendorong produk khusus UKM, termasuk kopi masuk ke dalam daftar e-katalog pengadaan belanja barang/jasa untuk mempermudah penyerapan hasil produksi kopi di tanah air.

Pekerja Usaha Kecil Menengah (UKM) menggiling biji kopi robusta di tempat produksi bubuk kopi tradisional Desa Kandang, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (12/8/2020). Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), mendorong produk khusus UKM, termasuk kopi masuk ke dalam daftar e-katalog pengadaan belanja barang/jasa untuk mempermudah penyerapan hasil produksi kopi di tanah air.

Foto: Antara/Rahmad
Program ini mendorong UMKM berjualan di pengadaan barang dan jasa pemerintah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Bisnis Platform e-commerce bagi pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintahan terus bergairah sejak berkembangnya transaksi digital di masyarakat. Hal itu sejalan dengan semangat keterbukaan, dan efisiensi dalam pengadaan barang dan jada di lingkungan pemerintahan.

Seperti platform e-commerce, Mbizmarket yang ditetapkan menjadi mitra Bela Pengadaan. Sebuah program yang dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan dan Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mendukung Program UMK Go Digital melalui proses belanja langsung di lingkungan  Kementrian/ Lembaga/Pemerintah Daerah(K/L/PD) dengan nilai belanja maksimum hingga Rp50.000.000  per transaksi.

CEO Mbizmarket, Rizal Paramarta mengatakan sebagai mitra Bela Pengadaan siap mendukung Kementrian dan Lembaga atau Pemerintah Daerah dalam pengadaan  berbagai kategori barang dan jasa yang dibutuhkan, mulai dari makan minum, alat tulis kantor, souvenir, transportasi dan layanan kurir, yang mitra penyedia/ vendornya telah terdaftar di platform mbizmarket.  "Kami  mendukung program UMK Go Digital, sekaligus turut mendukung upaya pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Kami mengajak seluruh pelaku UMKM di Indonesia untuk bergabung memasarkan produk dan jasanya di mbizmarket,"katanya. 

Kerjasama antara Mbizmarket dan LKPP ini  didasari Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Serta Keputusan Kepala LKPP Nomor 155 tahun 2020 tentang Penetapan Standar Operasional Prosedur Penetapan Penyelenggara Perdagangan Melalui Sistem Elektronik atau E-marketplaceSebagai Mitra Program Bela Pangadaan di LKPP.

Sebelum bergabung dan ditetapkan sebagai mitra Bela Pengadaan, platform Mbizmarket telah dipercaya dan dimanfaatkan  sebagai platform e-commerce untuk pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah Jawa Barat  melalui program Jabar berdering (Jawa Barat Belanja Daring) sejak Januari 2020, disusul Pemerintah Provinsi Bali pada Juli  2020,   Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program Jatim Bemo (Jawa Timur Belanja Online) pada Nopember 2020, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Februari 2021, dan Jawa Tengah melalui program BLANGKON JATENG (Belanja Langsung Toko Online Jawa Tengah).

Mbizmarket dalam hal ini secara langsung mendukung LKPP melalui program Bela Pengadaan untuk  pemberdayaan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).  Mendorong UMK Go Digital bergabung dengan Mbizmarket sebagai e-marketplace, menjadikan pengadaan barang /jasa lebih inklusif, meningkatkan produksi dalam negeri serta untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas Pengadaan Barang/ Jasa pemerintah (PBJP).

"Program Bela Pengadaan yang digagas LKPP menggandeng e-marketplace, yang salah satunya Mbizmarket yang bertujuan untuk memberikan stimulus serta kemudahan berusaha bagi UMKM yang terdampak pandemi covid-19 untuk bangkit dan berjualan di pasar pengadaan pemerintah," kata Sekretaris Utama LKPP, Setya Budi Arijanta dalam keterangan tertulisnya Selasa (20/3). Menurutnya, transaksi yang dilakukan melalui e-marketplacediharapkan dapat mendorong transparansi sehingga mampu mengurangi potensi korupsi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.

Selama masa pandemi, PT PT Brilliant Ecommerce Berjaya pengelola Mbizmarket membukukan pertumbuhan bisnis yang signifikan, dan mencatat kinerja penjualan dua kali lipat dibanding tahun 2019. Pertumbuhan bisnis tersebut didorong dari keberhasilan Mbiz dalam memenuhi kebutuhan berbagai alat kesehatan dari kalangan perusahaan swasta dan juga pemerintah. Kerja sama  Mbizmarket ini diharapkan dapat dimanfaatkan langsun seluruh kementrian, lembaga dan pemerintah daerah.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA