Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

UEFA Ingin Madrid dkk Dicoret, PSG Juara Liga Champions?

Selasa 20 Apr 2021 16:00 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Logo Liga Champions.

Logo Liga Champions.

Foto: aa.com.tr
Semifinalis Liga Champions kecuali PSG masuk bagian dari Liga Super Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, KOPENHAGEN -- Reaksi terus berdatangan mengomentari wacana penyelenggaraan Liga Super Eropa (ESL). Kali ini Ketua Federasi Sepak Bola Denmark, Jesper Moller, angkat bicara.

Selain bertugas di negaranya, tokoh 57 tahun itu juga anggota komite eksekutif Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA). Ia mengaku ada pertemuan luar biasa di kalangan petinggi UEFA.

Jelas Moller sejalan dengan sikap Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. Intinya, para pemain yang mengikuti ESL bakal mendapat sanksi tegas.

Para jugador tersebut dilarang membela tim nasional masing-masing di turnamen berbendera UEFA. Moller berharap sanksi tegas, juga berlaku di kompetisi antarklub Eropa di depan mata.

Kebetulan Liga Champions dan Liga Europa sudah memasuki tahapan semifinal. Sebanyak 12 tim yang menjadi member ESL, beberapa di antaranya bakal tampil di fase empat besar tersebut.

"Saya berharap 12 klub itu dikeluarkan. Kami berutang kepada penggemar dan semua yang mencintai sepak bola. Kemudian kami melihat bagaimana nasib Liga Champions musim ini akan berakhir," kata Moller dikutip dari Sportsmole, Selasa (20/4).

Hanya Paris Saint Germain, dalam posisi aman. Tiga semifinalis Liga Champions lainnya, termasuk bagian dari Liga Super Eropa.

Klub-klub tersebut adalah Real Madrid, Chelsea, dan Manchester City. Apakah PSG langsung dinyatakan sebagai juara? Belum ada keputusan resmi mengenai polemik ini, dalam kaitan dengan kompetisi terelite Benua Biru musim 2020/2021.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA