Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Saturday, 14 Zulhijjah 1442 / 24 July 2021

Israel Interogasi Direktur Masjid Al Aqsa

Selasa 20 Apr 2021 12:35 WIB

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Ani Nursalikah

Warga Palestina mengantre di pos pemeriksaan Israel untuk bisa pergi menuju Kompleks Masjid Al Aqsa dekat Ramalla Tepi Barat, Palestina, Jumat (16/4).

Warga Palestina mengantre di pos pemeriksaan Israel untuk bisa pergi menuju Kompleks Masjid Al Aqsa dekat Ramalla Tepi Barat, Palestina, Jumat (16/4).

Foto: REUTERS/Mohamad Torokman
Selama Ramadhan, pasukan Israel telah menyerang jamaah Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, YERUSALEM -- Badan intelijen Israel pada Ahad (18/4) menginterogasi dan memeriksa Direktur Masjid Al-Aqsa, Sheikh Omar Al-Kiswani terkait melakukan pelecehan terhadap jamaah Palestina di situs suci Yerusalem.

Dilansir di Al Araby, Senin (19/4), polisi dan badan intelijen Israel sebelumnya telah menangkap Al-Kiswani. Selama Ramadhan, pasukan Israel telah menyerang jamaah dan mencegah adzan pada hari pertama bulan suci.

Baca Juga

Pada Sabtu (13/4) pasukan Israel mengerahkan gas air mata dan granat kejut saat jamaah Palestina meninggalkan kompleks Al-Aqsa melalui pintu keluar Gerbang Damaskus. Pada hari pertama Ramadhan, warga Palestina menuduh Israel membobol empat menara masjid dan memotong kabel untuk mencegah panggilan shalat disiarkan melalui pengeras suara.

"Tindakan itu dilakukan setelah para pejabat Islam menolak untuk mematikan pengeras suara selama peringatan jatuhnya orang Israel di Tembok Barat yang berdekatan," kata Dewan Wakaf Mustafa Abu Sway.

Sementara itu, Yordania, penjaga situs Islam di Yerusalem, mengutuk apa yang disebut Israel sebagai pelanggaran "terang-terangan" terhadap status quo dan menuduhnya melakukan provokasi.

Masjid Al-Aqsa adalah situs paling suci ketiga dalam Islam. Itu diduduki oleh Israel bersama dengan sisa Yerusalem Timur Palestina selama perang Arab-Israel 1967.

https://english.alaraby.co.uk/english/news/2021/4/19/israel-interrogates-al-aqsa-mosque-director-amid-ramadan-harassment

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA