Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

10.482 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Malang

Selasa 20 Apr 2021 11:48 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Andi Nur Aminah

Sejumlah anggota TNI mengangkat rangka atap baja ringan yang akan digunakan untuk membangun rumah semi permanen di Jogomulyan, Malang, Jawa Timur (ilustrasi)

Sejumlah anggota TNI mengangkat rangka atap baja ringan yang akan digunakan untuk membangun rumah semi permanen di Jogomulyan, Malang, Jawa Timur (ilustrasi)

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto
Ribuan rumah ini tersebar di 32 kecamatan di Kabupaten Malang

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Jumlah rumah yang mengalami kerusakan akibat gempa di Kabupaten Malang terus bertambah. Laporan ini tertera dalam data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang hingga 19 April 2021 pukul 17.00 WIB.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono mengatakan, jumlah rumah rusak akibat gempa sudah mencapai 10.482 unit. Ribuan rumah ini tersebar di 32 kecamatan di Kabupaten Malang. Sementara untuk total kecamatan di daerah ini sebanyak 33 kecamatan.

Dari total 10.482 unit, sekitar 4.490 rumah di Kabupaten Malang mengalami rusak ringan. Kemudian sekitar 4.104 unit rumah masuk kategori rusak sedang. "Dan 1.888 unit rumah alami rusak berat," ucap Sadono di Kabupaten Malang, Selasa (20/4).

Baca Juga

BPBD Kabupaten Malang juga melaporkan adanya kerusakan fasilitas akibat gempa lalu. Rinciannya, 226 sekolah, 233 rumah ibadah, 23 faskes dan 159 fasum rusak. Sementara untuk korban jiwa tercatat empat orang meninggal dan 110 orang mengalami luka.

Di sisi lain, Sadono juga mengungkapkan, terdapat sejumlah hal yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Yakni, terpaulin, alas tidur, family kit, selimut dan makanan cepat saji. "Juga makanan tambahan gizi, makanan balita atau susu, bahan bangunan dan alat pertukangan," kata dia menambahkan.

Sebelumnya, gempa bumi telah mengguncang sejumlah kawasan di Jawa Timur (Jatim) Sabtu (10/4) pukul 14.00 WIB. Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa berkekuatan 6,7  yang kemudian diperbaharui 6,1 SR tersebut berpusat di 90 km barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 kilometer (km).

Selanjutnya, Malang Raya kembali diterpa guncangan gempa bumi, Ahad (11/4) pukul 06.54 WIB. Semula BMKG merilis gempa memiliki kekuatan magnitudo 5,5 yang kemudian diperbarui menjadi 5,3. Pusat gempa terletak di laut pada jarak 71 km arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur dengan kedalaman 102 kilometer (km).

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA