Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Friday, 8 Zulqaidah 1442 / 18 June 2021

Jumlah Penumpang AP I Awal 2021 Masih Tertekan

Selasa 20 Apr 2021 09:06 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha

Calon penumpang antri untuk tes deteksi COVID-19 dengan metode GeNose C-19 di Lobby Baru Terminal 1 Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/4). Jumlah penumpang yang dilayani PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) pada awal tahun ini masih tertekan.

Calon penumpang antri untuk tes deteksi COVID-19 dengan metode GeNose C-19 di Lobby Baru Terminal 1 Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/4). Jumlah penumpang yang dilayani PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) pada awal tahun ini masih tertekan.

Foto: ANTARA/Umarul Faruq
Jumlah penumpang yang dilayani pada kuartal I tahun ini turun 65,5 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jumlah penumpang yang dilayani PT Angkasa Pura (AP) I (Persero) pada awal tahun ini masih tertekan. Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan, pada kuartal pertama 2021, 15 bandara AP I hanya melayani total 6,1 juta penumpang.

"Jika dibandingkan dengan kuartal pertama 2020, trafik penumpang di bandara AP I pada kuartal pertama 2021 ini masih jauh lebih kecil," kata Faik dalam pernyataan tertulisnya, Senin (19/4).

Baca Juga

Dia mengatakan, jumlah penumpang yang dilayani pada kuartal I tahun ini turun 65,5 persen. Sebab, pada kuartal I 2020, AP I melayani sekitar 17,7 juta penumpang.

Faik mengatakan, pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia pada 2021 masih menekan kinerja trafik penerbangan. "Hal tersebut dapat dilihat dari trafik penumpang kuartal pertama 2021 di bandara Angkasa Pura I yang jauh berada di bawah jika dibandingkan trafik penumpang pada kuartal I 2020," jelas Faik.

Dia menuturkan, tingginya trafik pada kuartal I 2020 disebabkan karena kasus penularan Covid-19 yang baru dapat teridentifikasi di Indonesia pada awal Maret. Kemudian disusul dengan kebijakan restriksi perjalanan sebagai langkah pencegahan penularan virus lebih luas.

"Setelahnya, trafik penerbangan mengalami penurunan yang sangat drastis hingga titik terendahnya pada Mei 2020 di mana trafik penumpang hanya sebesar 77.342 penumpang," jelas Faik.

AP I mencatat, pada kuartal pertama 221 trafik pesawat sebesar 84.318 pergerakan dan trafik kargo sebesar 105,4 juta kilogram. Trafik penumpang tertinggi terjadi pada Maret 2021 dengan trafik sebesar 2,3 juta pergerakan.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA