Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Wednesday, 7 Syawwal 1442 / 19 May 2021

Bank of England Pertimbangkan Terbitkan Uang Digital

Selasa 20 Apr 2021 09:02 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Friska Yolandha

Bank of England (Bank Sentral Inggris)

Bank of England (Bank Sentral Inggris)

Foto: telegraph.co.uk
Jika CBDC akan diperkenalkan, itu akan dalam mata uang poundsterling.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Bank sentral Inggris, Bank of England, dan Departemen Keuangan Inggris mengumumkan bahwa mereka sedang membentuk gugus tugas untuk mengeksplorasi kemungkinan mata uang digital bank sentral. Tujuannya adalah untuk melihat risiko dan peluang yang terlibat dalam menciptakan jenis uang digital baru.

Dikeluarkan oleh bank untuk digunakan oleh rumah tangga dan bisnis, mata uang digital akan ada di samping uang tunai dan deposito bank, bukan menggantikannya.

Belum ada keputusan yang diambil tentang apakah akan memiliki mata uang semacam itu di Inggris, dilansir BBC, Selasa (20/4). Namun, pemerintah dan bank ingin terlibat secara luas dengan pemangku kepentingan tentang manfaat dan kepraktisan melakukannya.

Baca Juga

Satgas ini akan dipimpin bersama oleh wakil gubernur bank untuk stabilitas keuangan, Sir Jon Cunliffe, dan direktur jenderal layanan keuangan Departemen Keuangan, Katharine Braddick.

Bank sebelumnya mengatakan tertarik pada mata uang digital bank sentral (CBDC) karena ini adalah periode perubahan uang dan pembayaran yang signifikan. Penggunaan uang tunai dalam transaksi keuangan terus menurun dalam beberapa tahun terakhir, sementara pembayaran dengan kartu debit terus meningkat. Penggunaan kartu kredit dan debit langsung juga semakin meningkat.

Bank juga melihat memiliki mata uang digitalnya sendiri sebagai cara untuk menghindari risiko bentuk baru penciptaan uang pribadi, termasuk mata uang kripto seperti Bitcoin.

"Jika CBDC akan diperkenalkan, itu akan dalam mata uang poundsterling, seperti uang kertas, jadi 10 pound CBDC akan selalu bernilai sama dengan uang kertas 10 pound," kata Bank.

Menurut bank sentral, CBDC terkadang dianggap setara dengan uang kertas digital, meskipun dalam beberapa hal mungkin memiliki kesamaan dengan setoran bank.

"Setiap CBDC akan diperkenalkan bersamaan, bukan menggantikan uang tunai dan deposito bank." kata bank. 

Sebagian besar bank sentral dunia sedang mencari kemungkinan untuk menciptakan mata uang seperti itu, tetapi satu-satunya yang sudah ada adalah yuan digital China, yang saat ini sedang menjalani pengujian publik. Di antara tujuan gugus tugas Inggris adalah memantau perkembangan internasional, untuk memastikan Inggris tetap menjadi yang terdepan dalam inovasi global.

Bank juga mengumumkan pembentukan forum keterlibatan CDBC dan forum teknologi, serta unit CBDC di dalam Bank itu sendiri, yang diawasi oleh Sir Jon. Belum ada jadwal yang diumumkan untuk operasi gugus tugas tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA