Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Kebutuhan Korban Kebakaran di Taman Sari Disuplai Pemprov

Selasa 20 Apr 2021 08:48 WIB

Rep: Flori Sidebang/ Red: Andi Nur Aminah

Gubernur DKI Anies Baswedan

Gubernur DKI Anies Baswedan

Foto: Dok Pemprov DKI
Tempat tinggal sementara yang aman juga menjadi prioritas agar warga lebih nyaman.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan keselamatan warga, serta seluruh kebutuhan dasar pengungsi yang terdampak kebakaran di Kelurahan Keagungan, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat terpenuhi. Anies menyebut, tempat tinggal sementara yang aman juga menjadi prioritas agar warga lebih nyaman menjalani proses pemulihan pascakebakaran.

“Langkah yang dilakukan pemerintah memastikan semua warga selamat. Kemudian, warga yang membutuhkan tempat sementara disiapkan, begitu juga kebutuhan dasar, seperti pangan, sandang, dan pelayanan kesehatan semuanya disiapkan oleh Dinsos dan BPBD,” kata Anies dalam keterangan tertulis resminya, Senin (19/4).

Anies dan jajaran Pemprov DKI Jakarta pun meninjau langsung lokasi kebakaran di RT 02/01, Kelurahan Keagungan, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (19/4) sore. Berdasarkan data yang ada, jelas dia, sebanyak 130 rumah, 263 kepala keluarga (KK) dan 822 jiwa yang terdampak kebakaran tersebut. 

Baca Juga

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Ahad (18/4) pukul 15.28 WIB. Sebanyak 23 unit mobil damkar dikerahkan dalam peristiwa tersebut. Total ada 124 personel diturunkan ke lokasi dan saat ini masih dilakukan pembersihan puing-puing kebakaran.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, sejak Januari hingga 19 April 2021 telah terjadi 396 peristiwa kebakaran di Ibu Kota. Selama periode itu, dugaan penyebab kebakaran sebagian besar karena arus pendek listrik, yakni berjumlah 259 kasus. 

Kemudian, dari total insiden kebakaran di Jakarta pada 2021, sebanyak 162 kebakaran melanda bangunan perumahan. Lalu, diikuti bangunan umum dan perdagangan sebanyak 51, tiga bangunan industri, dan kendaraan 26. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 48 miliar, serta menelan sebanyak 11 korban jiwa akibat rangkaian insiden kebakaran yang terjadi selama 2021.

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA