Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Pesantren Cendikia Amanah Percontohan Pesantren Go Digital

Selasa 20 Apr 2021 06:46 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah

Pondok Pesantren Cendikia Amanah menggelar acara santunan dan buka puasa terbatas bersama anak yatim di Depok, Ahad (18/4).

Pondok Pesantren Cendikia Amanah menggelar acara santunan dan buka puasa terbatas bersama anak yatim di Depok, Ahad (18/4).

Foto: Republika/Muhyiddin
Pesantren Cendikia Amanah perkuat fasilitas dengan digitalisasi

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA – Pondok Pesantren Cendikia Amanah berkolaborasi dengan Telkom Indonesia meluncurkan Pesantren Go Digital di Depok pada Ahad (18/4) kemarin. Dengan peluncuran ini, Pesantren Cendikia menjadi salah satu pilot project pesantren digital di Indonesia.

“Pesantren Cendikia Amanah masuk dalam pesantren yang impleemntasi yang pilot project. Dan ini kesempatan untuk Pesantren Cendikia Amanah berkolaborasi dengan Pesantren Go Digital Telkom Indonesia,” ujar Product Design and Development Pesantren Go Digital, Ibnu Arif kepada Republika.co.id saat ditemui di Pondok Pesantren Cendikia amanah Depok, beberapa waktu lalu. 

Salah satu implementasi pilot project Pesantren Go Digital adalah kartu santri. Menurut Ibnu, kartu santri tersebut nantinya akan memudahkan para santri maupun wali santri untuk bertransaksi di pesantren.

Baca Juga

Kartu Digital ini terintegrasi dengan QR Code dan Barcode, sehinga bisa digunakan untuk transaksi, dan mengurus administrasi santri. Selain itu, menurut Ibnu, Telkom Indonesia juga mengimplementasikan studio digital di Pesantren Cendikia Amanah.

“Studio digital ini nanatinya akan memberikan konten-konten digital yang informatif dan edukatif dari pesantren untuk masyarakat,” kata Ibnu.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendikia Amanah Depok, KH M Cholil Nafis, berharap pesantrennya bisa menjadi pilot project pesantren-pesantren di Indonesia. Menurut dia, Pesantren Go Digital ini akan membuat Pesantren Cendikia Amanah menjadi lebih baik lagi.

“Kami ingin jadi pilot project pesantren-pesantren di Indonesia, bagaimana kita melalui digital ini semua bisa diperbaiki, berkenaan dengan keuangan orang bisa bayar langsung via digital, dan laporan keuangan juga. Bahkan anaknya jajan di mana dan belanja  dimanapun bisa diakses,” jelas Kiai Cholil.

Ketua MUI Pusat ini mengatakan, dengan adanya studio digital pesantren diharapkan bisa lebih efisien dalam mendakwahkan nilai-nilai Islam. Menurut dia, program podcast di studio digital tersebut nantinya akan menjadi sarana untuk berdakwah.

“Jadi bagaimana agar pesantren itu dakwahnya bisa keluar, dan santrinya bisa tampil di podcast itu termasuk baca Alqurannya, ceramahnya, baca kitabnya di podcast itu,” ujarnya.

“Kami ingin Pesantren Cendikia Amanah jadi pelopor untuk pengembangan Pesantren Go Digital, kerjasama dengan Telkom,” imbuh Wakil Ketua Umum Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) ini.   

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA