Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Manusia Terbaik yang Disebutkan dalam Surat Al Bayyinah

Senin 19 Apr 2021 23:45 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Nashih Nashrullah

Allah SWT memberikan ciri-ciri orang terbaik dalam Al Bayyinah. Ilustrasi Alquran

Allah SWT memberikan ciri-ciri orang terbaik dalam Al Bayyinah. Ilustrasi Alquran

Foto: republika
Allah SWT memberikan ciri-ciri orang terbaik dalam Al Bayyinah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Sebagian besar umat berkeinginan untuk menjadi manusia terbaik di hadapan Rabb-nya. Namun seperti apa manusia terbaik itu?

Ciri-ciri manusia terbaik tersebut sebagaimana disebutkan dalam surat Al Bayyinah. Allah SWT berfirman: 

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ اُولٰۤىِٕكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِۗ "Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk," (QS Al Bayyinah 7). 

Baca Juga

Dilansir dari laman Mawdoo3 pada Senin (19/4), disebutkan Allah SWT menyatakan dalam ayat ini kondisi orang-orang beriman yang percaya di dalam hati,  dan efek dari amal saleh tercermin pada mereka. Sehingga mereka merupakan sebaik-baik makhluk di antara yang lainnya juga para malaikat.

Ayat ini juga dijadikan sebagai dalil penegasan manusia bisa lebih baik dari malaikat. Ada juga sebagian ulama menyebutkan ayat ini sebagai generalisasi, bahwa ada orang-orang terbaik dalam setiap masa. Dalam sebuah riwayat, Abu Hurairah RA berkata; 

المؤمن أكرم على الله - عز وجل - من بعض الملائكة الذين عنده “Orang beriman lebih terhormat kepada Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha-Agung daripada beberapa malaikat yang bersamanya.”  

Sebaik-baik makhluk ini senantiasa melakukan kebajikan, mengerjakan amal soleh, dan senantiasa berusaha di jalan Allah SWT. Allah SWT berfirman: 

وَلِكُلٍّ دَرَجَاتٌ مِمَّا عَمِلُوا "Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (seimbang) dengan apa yang dikerjakannya." (QS Al-An'am ayat 132).

Perbuatan amal saleh ini akan bermanfaat ketika manusia telah meninggal. Sementara pekerjaan duniawi tidak akan memberikan manfaat bagi dirinya. 

 

Sumber: mawdoo3

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA