Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Sekjen Gerindra: Berpolitik adalah Berjuang untuk Rakyat

Senin 19 Apr 2021 22:35 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani,  mengajak partai politik bantu korban bencana NTT

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, mengajak partai politik bantu korban bencana NTT

Foto: Republika/Fauziah Mursid
Sekjen Gerindra mengajak partai politik bantu korban bencana NTT

REPUBLIKA.CO.ID, FLORES- DPP Partai Gerindra bergerak memberikan bantuan kepada masyarakat Nusa Tenggar Timur yang tertimpa musibah. 

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, mengatakan partai politik memiliki tanggung jawab besar untuk turut memberikan bantuan kepada masyarakat di kala tertimpa musibah.

Sehingga, kata dia, bantuan-bantuan yang diberikan bukannya hanya dilakukan ketika menjelang pemilu, tetapi di saat genting seperti bencana alam yang melanda provinsi NTT ini.

Baca Juga

"Lazimnya sebuah partai politik bergerak mendekati masa pemilu atau pilkada sibuk membangun pencitraan, seolah-olah dia (red:parpol) paling membela kepentingan rakyat. Akan tetapi Bapak Prabowo Subianto tidak mengajarkan kami untuk melakukan hal demikian," ujar Ahmad Muzani di sela kunjungannya di NTT, (19/4). 

"Beliau mengajarkan kami bahwa berpolitik adalah proses yang tidak pernah berhenti untuk terus memikirkan rakyat dan tidak kenal lelah untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat demi mencapai tujuan bangsa dan negara. Sehingga Partai Gerindra hadir untuk rakyat bukan hanya saat menjelang pemilu saja, tapi juga di saat-saat sulit seperti ini," tambah Ahmad Muzani.

Wakil Ketua MPR itu melanjutkan, bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, ikan kaleng, susu, biskuit, sabun mandi, sikat gigi, pasta gigi, selimut, masker serta air mineral. 

Menurutnya, komoditi di atas adalah kebutuhan yang paling utama bagi masyarakat korban bencana agar bisa bertahan hidup di saat sulit seperti ini. Serta dibutuhkan sinergisitas antara kepala daerah di Provinsi NTT agar pemulihan pascabencana bisa dilakukan dengan cepat. 

"Karena yang paling rawan dari bencana adalah pada saat satu pekan pertama, ada yang menjerit, menangis serta kehilangan anggota keluarganya dan tidak sabar menunggu (bantuan datang). Itulah awal krisis sebenarnya, sehingga butuh penanganan dari wali kota dan wakil bupati agar bencana dapat terkendali, sehingga dua pekan setelah bencana kondisi sudah terkendali," kata Ahmad Muzani.  

Sebelumnya, Ahmad Muzani juga sempat mengikuti buka bersama dengan para korban bencana dan sejumlah anak yatim di wilayah bencana di NTT. Bersama jajaran Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Ahmad Muzani memberikan bantuan sembako dan santunan kepada para korban dan sejumlah anak yatim tersebut.    

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA