Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Antisipasi Pemudik, DIY Ketatkan Penjagaan di Perbatasan

Selasa 20 Apr 2021 01:17 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Friska Yolandha

Pekerja berjalan di peron Stasiun Yogyakarta, DI Yogyakarta, Kamis (30/4). Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memperketat penjagaan di daerah perbatasan saat masa mudik lebaran, terutama sebelum berlakunya kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Pekerja berjalan di peron Stasiun Yogyakarta, DI Yogyakarta, Kamis (30/4). Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memperketat penjagaan di daerah perbatasan saat masa mudik lebaran, terutama sebelum berlakunya kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Foto: Antara/Hendra Nurdiyansyah
Penjagaan tidak berbeda dengan yang telah dilakukan pada masa libur sebelumnya.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY memperketat penjagaan di daerah perbatasan saat masa mudik lebaran, terutama sebelum berlakunya kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Sebab, diperkirakan pemudik akan datang sebelum masa larangan mudik tersebut.

"Ada (pengetatan penjagaan di perbatasan)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti kepada Republika.co.id saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (19/4).

Penjagaan yang dilakukan tidak berbeda dengan yang telah dilakukan pada masa libur sebelumnya. Salah satunya terkait pemeriksaan identitas kesehatan bebas dari Covid-19 seperti hasil negatif dari rapid swab antigen atau PCR.

Made menyebut, koordinator untuk pengawasan di wilayah perbatasan ini melalui kepolisian. Namun, Dinas Perhubungan, katanya, akan mendukung pengawasan ini.

"Koordinatornya kepolisian, kami dinas perhubungan mendukung. Ada beberapa pos dinas perhubungan yang beririsan," ujar Made.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X sendiri juga sudah memperkirakan pemudik akan datang sebelum 6 Mei 2021. Walaupun begitu, ia tidak mempermasalahkan hal tersebut.  

"Saya kira Idul Fitri pun sebelum tanggal 7 (Mei) orang Yogya yang ada di Jakarta dan (dari daerah lain) sebagainya mungkin sudah pada pulang," kata Sultan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA