Selasa 20 Apr 2021 04:45 WIB

Arsitek Mesir Siap Bangun Kembali Masjid Al Nouri Mosul

Sebanyak delapan arsitek memenangkan kompetisi internasional yang digagas UNESCO.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Arsitek Mesir Siap Bangun Kembali Masjid Al Nouri Mosul. Masjid Agung al-Nuri di Mosul, Irak, 7 Agustus 2017.
Foto: REUTERS/Suhaib Salem
Arsitek Mesir Siap Bangun Kembali Masjid Al Nouri Mosul. Masjid Agung al-Nuri di Mosul, Irak, 7 Agustus 2017.

REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Juri internasional mengumumkan delapan arsitek Mesir memenangkan kompetisi internasional untuk rekonstruksi kompleks Masjid Al-Nouri yang bersejarah di Mosul, Irak. Sebanyak delapan arsitek memenangkan kompetisi internasional yang digagas UNESCO.

Arsitek Mesir ini di antaranya, Kepala Tim Salah El Din Samir Hareedy, Khaled Farid El-Deeb, Sherif Farag Ebrahim, dan Tarek Ali Mohamed. Serta ada juga empat arsitek desainer yang terlibat, yakni Noha Mansour Ryan, Hager Abdel Ghani Gad, Mahmoud Saad Gamal, dan Yousra Muhamed El-Baha.

Baca Juga

Desain masjid yang diberi nama "Courtyards Dialogue" buatan arsitek Mesir berhasil terpilih dan mengalahkan 123 desain lainnya. Menurut Direktur Jenderal UNESCO Audrey Azoulay, kompleks Masjid Al-Nouri merupakan sebuah situs bersejarah yang menjadi bagian dari jalinan dan sejarah Mosul.

Rekonstruksi masjid tersebut akan menjadi tengara dalam proses memajukan rekonsiliasi kota yang dilanda perang dan kohesi sosial. "Situs warisan dan monumen bersejarah adalah katalisator kuat bagi rasa memiliki, komunitas, dan identitas orang. Mereka adalah kunci untuk menghidupkan kembali semangat Mosul dan Irak secara keseluruhan," ujarnya dilansir dari Iraq Business News pada Senin (19/4).

Menteri Kebudayaan dan Pemuda Uni Emirat Arab, Noura binti Mohammed Al Kaabi mengatakan, pemilihan desain pemenang di bawah kompetisi internasional untuk rekonstruksi dan rehabilitasi kompleks Masjid Al-Nouri adalah tonggak penting di bawah inisiatif 'Bangkit Semangat Mosul'. Pada 2018, UEA memimpin dan bergabung dengan UNESCO dalam upaya bersejarah tersebut, yang terinspirasi oleh sejarah dan warisan Mosul serta ketahanan dan kekuatan rakyatnya.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement