Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Romo Benny: Joseph Paul Zhang Langgar Semua Sila Pancasila

Senin 19 Apr 2021 14:44 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: A.Syalaby Ichsan

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (17/3).

Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (17/3).

Foto: Republika/Nawir Arsyad Akbar
Benny mendorong pernyataan Jozeph diusut secara hukum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Antonius Benny Susetyo, menanggapi penghinaan agama Islam oleh Youtuber dengan nama Jozeph Paul Zhang. Romo Benny menilai pernyataan pria bernama asli Sindy Paul Soerjomoeljono itu melanggar semua nilai dalam Pancasila.

Benny mendorong pernyataan Jozeph diusut secara hukum. Ia menekankan sudah sewajarnya pemerintah melindungi agama di Tanah Air. "Pernyatan itu jelas bertentangan semua sila dalam Pancasila dan harus diproses dalam ranah hukum karena negara melindungi semua agama yang ada di Indonesia," kata Benny kepada Republika.co.id, Senin (19/4).

Benny optimistis Polri dapat menangkap Jozeph dan menyeretnya ke meja hijau. Meski Jozeph tercatat sudah meninggalkan Indonesia sejak 2018. "Kita yakin aparat dalam hal kepolisian akan memproses di muka hukum bagi setiap orang yang menghina agama dan keyakinan," ujar Benny.

Benny menegaskan, agama dan kepercayaan di Indonesia dilindungi oleh negara. Oleh karena itu, setiap orang yang melecehkan dan menghina agama dan keyakinan akan diproses hukum. "Semua tindakkan terhadap pelecehan, penghinaan agama harus diproses karena bertentangan dengan semua sila dalam Pancasila," ucap Benny.

Sebelumnya, nama Jozeph Paul Zhang mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial. Bukan karena prestasinya, melainkan pernyataan-pernyataannya yang menistakan Islam. Salah satunya menyebut Allah SWT dikurung di dalam Ka'bah dan mengaku dirinya sebagai nabi ke-25.  

Baca juga : NU Kota Bogor Samakan Pendeta Jozeph dengan Terorisme

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA