Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Pakistan Tolak Mediasi UEA Selesaikan Konflik dengan India

Senin 19 Apr 2021 12:15 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Nur Aini

Bendera India dan Pakistan

Bendera India dan Pakistan

Foto: freepresskashmir.com
Tidak ada agenda perwakilan Pakistan dan India untuk bertemu

REPUBLIKA.CO.ID, ABU DHABI -- Menteri Luar Negeri Pakistan, Shah Mehmood Qureshi, menyambut baik upaya mediasi oleh Uni Emirat Arab (UEA) antara negaranya dan India. Hanya saja, Islamabad tidak memiliki rencana untuk bertemu perwakilan New Delhi di Abu Dhabi.

"Kami menyambut fasilitasi pihak ketiga ... Tapi tidak peduli apa yang dikatakan teman-teman seperti UEA, inisiatif itu harus asli,"ujar Qureshi menegaskan sikap Pakistan dalam perbincangan damai dengan India.

Qureshi dan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar mengunjungi negara Teluk itu pada waktu yang sama. Namun, tidak ada agenda perwakilan kedua negara untuk bertemu.

Baca Juga

"Saya di sini untuk kunjungan bilateral. Saya di sini bukan untuk agenda khusus India," kata Qureshi.

Penyertaan serupa pun diberikan oleh pihak India tentang kunjungan Jaishankar  ke UEA. Juru bicara Kementerian Luar Negeri India telah memberi keterangan melalui akun Twitter bahwa diskusi Jaishankar di UEA akan fokus pada kerja sama ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Seorang diplomat senior Emirat mengatakan pekan lalu bahwa UEA sedang menengahi antara India dan Pakistan untuk membantu mencapai hubungan yang sehat dan fungsional. Upaya ini dilakukan setelah ketegangan militer antara kedua negara atas sengketa wilayah Kashmir di Himalaya.

Hubungan antara India dan Pakistan telah dibekukan sejak pemboman bunuh diri terhadap konvoi militer India di Kashmir pada 2019. Peristiwa tersebut disangkutkan kepada milisi yang berbasis di Pakistan yang menyebabkan India mengirim pesawat tempur ke negara tetangganya itu. 

sumber : Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA