Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Vaksin AstraZeneca untuk Varian Baru Covid-19 Siap Tahun Ini

Senin 19 Apr 2021 09:29 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Nashih Nashrullah

Vaksin Covid-19 AstraZeneca baru rampung akhir 2021. Ilustrasi

Vaksin Covid-19 AstraZeneca baru rampung akhir 2021. Ilustrasi

Foto: AP/Matthias Schrader
Vaksin Covid-19 AstraZeneca baru rampung akhir 2021

REPUBLIKA.CO.ID,  WINA— Versi terbaru dari vaksin Covid-19 AstraZeneca diprediksi akan siap pada pengujung 2021. Vaksin ini dirancang untuk memberikan perindungan terhadap varian Covid-19 Afrika Selatan.

Country Manager AstraZeneca Austria, Sarah Walters, mengatakan sejauh ini studi menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 AstraZeneca yang ada saat ini kurang efektif dalam melawan varian Afrika Selatan. Akan tetapi, studi-studi yang dilakukan masih terlalu kecil untuk bisa dijadikan dasar dalam membuat kesimpulan final.

"Sementara itu, AstraZeneca dan Oxford University telah memulai modifikasi pada vaksin tersebut untuk varian Afrika Selatan dan kami memprediksi vaksin ini akan siap pada pengujung tahun ini, bila diperukan," ujar Walters, seperti dilansir US News.

Baca Juga

Walters mengungkapkan ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam memperoduksi sebuah vaksin. Salah satunya adalah penundaan pengiriman vaksin AstraZeneca di Uni Eropa dan tingginya permintaan terhadap vaksin di masa pandemi ini.

"Kami harus bekerja tanpa menyimpan cadangan (vaksin). Hasilnya, kami tidak bisa memenuhi permintaan untuk kejadian tak terduga," ungkap Walters.

Saat ini, Uni Eropa menambahkan sebuah label peringatan pada vaksin Covid-19 AstraZeneca terkait kemungkinan keterkaitan vaksin tersebut dengan kejadian pembentukan bekuan darah yang sangat jarang.

Selain itu, Denmark telah menghentikan sepenuhnya penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca. Sedangkan di Inggris, pemerintah menganjurkan orang-orang berusia di bawah 30 tahun untuk menggunakan vaksin Covid-19 dari merek lain.

Walters juga sempat berkomentar terkait pembatalan janji vaksin AstraZeneca oleh banyak orang di Austria. Terkait hal tersebut, Walter mengatakan AstraZeneca akan terus memberikan informasi secara transparan mengenai efikasi dan keamanan vaksin kepada dokter. "Sehingga mereka secara mumpuni bisa menginformasikan kepada orang-orang," jelas Walters.

Sumber: usnews

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA