Senin 19 Apr 2021 08:37 WIB

PB Alkhairaat Adakan Buka Puasa Akbar di Jalan Sis Al-Djfrie

Kurang lebih 1.000-an warga semangat mengikut acara buka puasa akbar di Kota Palu.

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra
Masjid Al Khairaat di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.
Masjid Al Khairaat di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Pengurus Besar (PB) Alkhairaat punya cara tersendiri memperkenalkan kawasan wisata religi Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), yaitu dengan menggelar buka puasa akbar di kawasan wisata religi sepanjang Jalan Sis Al-Djfrie, Ahad (19/4).

Kurang lebih 1.000-an warga Kota Palu maupun dari luar Palu tampak semangat dan antusias berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, baik menyumbangkan makanan dan minuman berbuka puasa maupun datang berbuka bersama sanak saudara, teman, dan pasangan dengan hidangan berbuka puasa yang telah disediakan gratis.

"Kita ingin memperlihatkan kegiatan-kegiatan keagamaan di kawasan wisata religi di sini salah satunya buka puasa akbar bersama," kata penanggung jawab buka puasa akbar PB Alkhairaat Habib Hasan Al-Habsyi saat ditemui di lokasi, Ahad.

Dia menjelaskan, selama bulan suci Ramadhan buka puasa akbar tersebut digelar tiga kali. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam rangka beribadah pada bulan Ramadhan."Insya Allah buka puasa akbar ini akan dilaksanakan lagi pada malam ke-17 dan malam ke-27 lagi," ujar Habib Hasan.

Salah satu warga asal Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulteng, Rahmah Arifah mengaku, sangat senang dan bersyukur dapat ikut dalam kegiatan buka puasa akbar tersebut. "Baru pertama kali saya mengikuti buka puasa akbar seperti ini karena di tempat tinggal saya tidak ada kegiatan semacam ini. Suasananya sangat tentram dan hikmat," ucapnya.

Rahman angat mendukung pelaksanaan buka puasa akbar yang dilaksanakan PB Alkhairaat dalam rangka memperkenalkan kawasan wisata religi di ibu kota Provinsi Sulteng tersebut. Dia berharap, acara di Palu dapat dicontoh oleh umat Islam lain di berbagai tempat.

Selain itu, menurut dia, kegiatan semacam itu dapat memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan antar umat Islam di bulan Ramadhan. "Kegiatan itu juga memperkokoh solidaritas antara semasa umat Islam dan umat agama lainnya terlebih kepada kaum dhuafa. Saya berharap kegiatan itu dilaksanakan rutin setiap memasuki bulan Ramadhan," ujar Rahman.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement