Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Sandiaga Dorong Kegiatan Event Segera Dibuka

Senin 19 Apr 2021 06:46 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Agus Yulianto

 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mendorong agar kegiatan event dibuka segera.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mendorong agar kegiatan event dibuka segera.

Foto: Dok. Kemenparekraf
Keberadaan atraksi akan menciptakan efek penciptaan lapangan kerjanya besar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong diterbitkan kembali izin pagelaran event. Hal ini lantaran dampak penciptaan lapangan kerja yang ditimbulkan dari penyelenggaraan event cukup besar.

"Inilah alasan mengapa saya mendorong agar event segera dibuka kembali dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," kata Sandiaga dalam keterangan, Ahad (18/4).

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu mengatakan, keberadaan atraksi akan menciptakan efek penciptaan lapangan kerjanya besar. Mulai dari event organizer, pengisi acara hingga UMKM-UMKM di sekitar venue.

Sandiaga mengaku, sempat menggelar event di Danau Toba beberapa waktu lalu dan terbukti event tersebut mendatangkan banyak kunjungan wisatawan. Dia menggarisbawahi, bahwa event tersebut tentunya digelar dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

"Misalkan di Danau Toba bisa, kenapa tidak dicoba di Borobudur dengan penyesuaian kearifan lokal. Selama ini ada ketidakpastian mengenai penyelenggaraan event, boleh enggak sih? Izinnya gimana? Tapi, selama mematuhi protokol kesehatan, berkoordinasi dengan aparat setempat dan melihat angka Covid-19 di wilayah tersbut praktis itu bisa dilakukan," katanya.

Politisi partai Gerindra ini menegaskan, bahwa dalam membuat event, tentunya banyak yang melibatkan pekerja, baik dari promotor, produser bahkan hingga terbawah sekalipun.  Termasuk, sambung dia, banyak UMKM yang setahun terakhir mati suri, bisa kembali hidup dengan adanya event.

"Kita lakukan pendekatan big data, kita kumpulkan data bagaimana event-event sekarang yang harus beradaptasi dengan pandemi, mulai dari peserta, pengunjung, dan masyarakat. Ini akan kita data dan kita akan minta pendapat mereka untuk pengembangan event dan pariwisata di daerah," katanya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA