Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Friday, 20 Zulhijjah 1442 / 30 July 2021

Robert Beri Persib Target Final

Senin 19 Apr 2021 06:34 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (17/3).

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (17/3).

Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Ini akan menjadi laga ketat seperti leg pertama.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Persib Bandung bertemu PSS SLeman di Stadion Manahan, Solo, pada Senin (19/4). Kedua tim akan berebut tiket final di leg kedua babak semifinal Piala Menpora, 2021.

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts memberikan target final bagi pemainnya. Menurutnya, persiapan matang menjadi alasan bagi pelatih asal Belanda ini memberikan target tersebut.

"Ini akan menjadi laga ketat seperti leg pertama. Jadi kami akan melakukan persiapan yang matang untuk memastikan kami bisa melanjutkan perjalanan dan menjadi satu dari beberapa tim yang belum pernah kalah di turnamen ini," kata Robert dalam konferensi pers jelang laga, Ahad (18/4).

Robert menyadari bahwa kemenangan di leg pertama dengan skor 2-1 tak akan menjamin peluang Persib lebih besar. Apalagi tidak ada hitungan gol tandang dan babak perpanjangan waktu sehingga jika hasil dua babak imbang akan dilanjutkan dengan adu penalti.

Untuk itu, Robert tidak akan membiarkan pemainnya bermain dengan skema bertahan. Dia membebaskan pemainnya untuk tetap melakukan skema menyerang seperti yang selalu dilakukan selama turnamen.

"Kalau tidak salah, kami adalah tim paling produktif dan hal menyerang dan mencetak gol di turnamen ini. Jadi kami akan melanjutkan itu sesuai dengan gaya bermain tim," kata Robert.

Di sisi lain, Robert belum memastikan apakah Ezra Walian akan dimainkan dalam laga karena cedera yang dideritanya. Dia masih akan melihat latihan terakhir sebelum memutuskan starting eleven yang akan bermain besok.

"Kami tidak ingin mengambil risiko karena masih ada laga lain di depan. Turnamen ini bukan soal mengambil risiko, tapi bagaimana pemain dapat merasakan kembali sepak bola dan kami akan mempersiapkan pemain dalam kondisi terbaik," tegasnya.

Untuk itu, Robert memastikan hanya menurunkan pemain yang siap bermain. Menurutnya, hal ini lebih baik dibandingkan memaksakan pemain untuk bermain dengan risiko absen di kompetisi.

"Jika mereka dalam kondisi terbaik maka mereka akan main, jika tidak, maka dia tidak akan bermain," kata Robert.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA