Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Thursday, 1 Syawwal 1442 / 13 May 2021

Umat Islam Tak Usah Terpancing dengan Hinaan Paul Zhang

Ahad 18 Apr 2021 15:00 WIB

Red: Muhammad Subarkah

Youtuber Joseph Paul Zhang

Youtuber Joseph Paul Zhang

Foto: google.co.id
Umat Islam harus bersabar dan serahkan kasus Paul Zhang ke polisi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Filsuf dan Guru Besar filsafat kebudayaan Islam di Universitas Paramadina, Abdul Hadi WM,  Umat Islam harus menangapi dengan dingin kasus penghinaan agama yang dilakukan oleh Joseph Paul Zhang yang telah menghina nabi Muhammad dan melecehkan ajaran Islam.

Hal tersebut karena terbuka kemungkinan besar penghinaan yang dia lakukan punya skenario lain. Yakni, membuat Islam marah sehingga membenarkan apa yang selama inii dituduhkan bahwa Islam itu agama yang terkait kekerasan.

''Saya kira tenang saja. Biar polisi yang bertindak sebab sudah ada aturan hukumnya. Kita tidak tahu siapa dia dan latar belakang dia melakukan perbuatan nista itu. Lagi-lagi umat Islam harus terus bersabar karena memang ada pihak yang berusaha terus memancing agar ribut,'' kata Abdul Hadi, kepada Republika Ahad (18/4).

Menurut Abdul Hadi apa yang dilakukan oleh Paul Zhang, bukan fenomena yang baru. Bahkan sejak zaman nabi Muhammad atau awal tarikh Islam sudah ada. Dan fenomena mengaku nabi baru pun kini ada.

''Kemarin dahulu ada fenomena Lia Aminudin dan Ahmad Musadeq. Yang lainnya juga banyak, misalnya muncul aliran kepercayaan baru. Kalau dalam bahasa ilmiah ini disebut fenomena eksatologis di mana ada orang resah dengan kepercayaan akan datangnya akhir zaman,'' ujarnya.

Di dalam Islam, fenomena ini misalnya dahulu ditandai dengan banyak hal. Misalnya munculnya agama Sikh di India yang merupakan pencampuran Hindu dan Islam, agama Bahai, hingga agama Druze yang awalnya merupakan sempalan dari Islam dengan mahzab Syiah.

Maka, lanjutnya pihak memang harus  berwenang segera mengatasi soal ini secara hukum. Ini sangat penting untuk meredam keresahan masyarakat.''Sekali lagi polisi memang harus bersikap. Kita tak tahu mengapa Paul Zhang sampai berani bertindak seperti itu,'' ujarnya,

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA