Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Kisah Muslimah Prancis, Pindah Negara atau Lucuti Identitas

Ahad 18 Apr 2021 10:05 WIB

Rep: Zainur Mahsir Ramadhan/ Red: Ani Nursalikah

Kisah Muslimah Prancis, Pindah Negara atau Lucuti Identitas. Muslimah Prancis di tengah kerumunan

Kisah Muslimah Prancis, Pindah Negara atau Lucuti Identitas. Muslimah Prancis di tengah kerumunan

Foto: theislamicmonthly
Pelarangan jilbab tidak ada hubungannya dengan membantu wanita Muslim.

REPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Saat menempuh tahun pertama sekolah kedokteran di Marseille, Nadia ingat betul bagaimana perlakuan lingkungannya terhadap wanita Muslim yang mengenakan hijab. Raut wajah dokter yang dinilainya selalu berseri pada pasien, ia klaim sangat berbeda terhadap dirinya.

Menurut dia, pada 2017 ketika hendak melakukan pemeriksaan dan penimbangan ke dokter tersebut, berat badan Nadia dikurangi dua Kg. Nadia sadar, hal itu bukan karena timbangannya yang error, melainkan karena dokter tersebut selalu melirik pakaian tertutup Nadia dan pasmina yang dikenakannya.

"Biarkan rambut Anda bernapas, nanti bisa rontok karena memakainya sepanjang waktu,’’ ujar perawat lain kepada Nadia saat itu.

Baca Juga

Tak sampai di sana, menjadi Muslim di Prancis, diakui Nadia selalu dinilai kapan pun dan dimana pun. Bahkan, saat mengunjungi pusat grosir, orang-orang diakuinya selalu menatap seakan terganggu oleh kehadirannya.

“Anak-anak kami tidak bisa berbicara tentang keyakinannya karena takut disebut teroris. Kami merasa tidak aman di sini. Kami tidak diperlakukan sebagai warga Prancis yang membayar pajak, tetapi sebagai hewan yang tak punya apa pun, " ucap Nadia, yang hanya bisa mengungkapkan nama depannya karena takut dilecehkan lebih lanjut.

photo
Wanita mengenakan baju renang Muslim yang tertutup penuh atau burkini di Pantai Marseilles, Prancis. - (Reuters)
 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA