Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Peneliti Telusuri Masuknya Islam ke Wilayah Uluan Sumsel

Ahad 18 Apr 2021 02:46 WIB

Red: Dwi Murdaningsih

Penyebaran Islam di Indonesia. ilustrasi

Penyebaran Islam di Indonesia. ilustrasi

Foto: republika
Peneliti akan menelusuri berdasarkan sumber-sumber data arkeologi.

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Tim peneliti menelusuri sejarah masuknya ajaran agama Islam ke wilayah Uluan Sumatera Selatan (Sumsel) dan sekitarnya berdasarkan sumber-sumber data arkeologi. Ketua tim peneliti dari Balai Arkeologi Sumsel Wahyu Rizky Andifani mengatakan bahwa penelitian dilakukan di wilayah Kabupaten Muara Enim dan Ogan Komering Ulu dari 13 April hingga 4 Mei 2021.

"Hasil penelitian ini akan melengkapi informasi sejarah Islamisasi di wilayah Uluan, termasuk siapa yang membawa Islam ke sini dan pengaruh-pengaruhnya," kata Wahyu.

Menurut dia, informasi mengenai awal mula Islam masuk ke wilayah Uluan Sumatera Selatan masih minim. Selama ini kebanyakan berasal dari sumber sejarah lisan. Informasi mengenai sejarah Islam yang ada di prasasti dan naskah serta sumber data arkeologi lainnya belum banyak diteliti.

Baca Juga

Wahyu mengatakan bahwa tim akan meneliti benda-benda sejarah. Misalnya,  nisan di permakaman Muslim, masjid kuno, mushaf Alquran kuno, serta prasasti beraksara ulu yang ditulis di tanduk dan bambu untuk menyelisik sejarah masuknya Islam ke wilayah Uluan Sumsel.

"Ada juga naskah ulu, kaghas, daluwang, Arab-Melayu, dan arsip-arsip Belanda," kata dia.

Penelitian mengenai sejarah masuknya Islam ke wilayah Uluan Sumsel antara lain melibatkan Retno Purwati, Titet Fauzi Rachmawan, dan Rizky Oktarika dari Balai Arkeologi Sumsel. Selanjutnya, Ghilman Assilmi (arkeolog dari Universitas Indonesia), Churmatin Nascoichah dari Balai Arkeologi Sumatera Utara, dan Lara Wilis (antropolog UGM). Nor Huda dari UIN Raden Fatah Palembang, Aryo Arum Binangdari Dinas Pariwisata Pagaralam, Nuzulur Romadonadari Komunitas Aksara Ulu di Fakultas Hukum UIN Raden Fatah, dan dua orang fotografer juga terlibat dalam kegiatan penelitian.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA