Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

BMH Bangun 52  Sumur Bor di Jatim

Sabtu 17 Apr 2021 20:03 WIB

Red: Irwan Kelana

BMH Perwakilan Jawa Timur telah berhasil membangun 52 sumur bor di berbagai desa, kecamatan dan kabupaten/kota di wilayah Jatim.

BMH Perwakilan Jawa Timur telah berhasil membangun 52 sumur bor di berbagai desa, kecamatan dan kabupaten/kota di wilayah Jatim.

Foto: Dok BMH
Program itu menjangkau titik lokasi di 46 desa, 42 kecamatan, dan 22 kabupaten/kota.

REPUBLIKA.CO.ID, PAMEKASAN -- Persoalan kesulitan air bersih hingga saat ini masih menjadi fenomena riil di Indonesia. Terutama saat musim kemarau panjang melanda, banyak wilayah di Indonesia yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Untuk memecahkan persoalan ini, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) melalui program Sedekah Jariyah Sumur Bor telah sukses membangun 52  sumur bor di wilayah Jawa Timur. Program tersebut telah mampu menjangkau titik lokasi meliputi 46 desa, 42 kecamatan serta 22 kabupaten/kota di Jawa Timur. Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 14.511 jiwa telah merasakan manfaat sumur bor dari BMH.

Salah satu titik daerah krisis air bersih yang menjadi tempat pembangunan sumur bor yaitu berada di pedalaman pulau Madura, tepatnya di Dusun Du'uman, Desa Waru Timur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan.

"Kalau mau buat sumur bor biayanya mahal, Alhamdulillah BMH bisa membantu wujudkan air bersih untuk warga sini," ungkap Abdurrahman, warga Dusun Du'uman dalam rilis yang diterima Republika.co.id pekan lalu.

Warga dusun Du'uman merupakan para petani, saat ini sangat membutuhkan sarana air bersih untuk mencukupi kebutuhan mereka sehari-hari.

"Kauleh mon tak mondhut aeng ka songai yeeeh tak bisah mandih, tak bisah amassak (saya kalau tidak ambil air ke sungai ya tidak mandi, tidak bisa masak),"ujar Kakek Abidin, warga setempat

"Alhamdulillah, hingga saat ini BMH bisa membantu wujudkan mimpi warga yang kesulitan air bersih dengan pembangunan sebanyak 52 sumur bor di Jawa Timur. Semoga terus bermanfaat bagi warga banyak," terang Imam Muslim, ketua Divisi Program & Pemberdayaan BMH Perwakilan Jawa Timur.

Ia menambahkan, pembangunan sumur bor ini tak lepas dari ikhtiar baik dari tokoh masyarakat, para donatur dan juga tim BMH. Tokoh masyarakat ada yang menyediakan tanahnya untuk dijadikan pembangunan sumur bor ini. 

“Ikhtiar baik tersebut didasari oleh keinginan kuat wakif tanah dan bersama warga agar daerah mereka mudah mendapatkan akses air bersih,” ujar Imam Muslim.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA