Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

Saturday, 2 Zulqaidah 1442 / 12 June 2021

Persiapan Pendek Tak Hambat PSM untuk Kalahkan Persija

Sabtu 17 Apr 2021 16:30 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Muhammad Akbar

Gelandang Persija Osvaldo Haay berebut bola dengan bek PSM Rachman pada pertandingan Semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/4) malam.

Gelandang Persija Osvaldo Haay berebut bola dengan bek PSM Rachman pada pertandingan Semifinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/4) malam.

Foto: Wihdan Hidayat / Republika
Persiapan untuk pertandingan besok boleh dikatakan tidak jauh beda

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PSM Makassar akan kembali bertemu dengan Persija Jakarta di Stadion Manahan, Solo, Ahad (18/4). PSM menargetkan kemenangan pada leg kedua babak semifinal Piala Menpora ini.

Leg pertama berakhir dengan skor 0-0 sehingga membuat kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk lolos. Pelatih PSM, Syamsudin menyebut singkatnya persiapan bukan jadi alasan bagi timnya takluk dari Persija.

"Persiapan untuk pertandingan besok boleh dikatakan tidak jauh beda dari persiapan kami di leg pertama. Karena masa pemulihannya juga agak pendek, jadi itu yang saya benahi," kata Syamsudin dalam konferensi pers jelang laga, Sabtu (17/4).

Syamsudin sadar bahwa motivasi pemain sangat tinggi untuk bisa lolos ke babak final. Hal ini terbukti atas tujuh kartu yang diterima oleh pemain pada leg pertama. Beruntung, semua pemain siap untuk diturunkan besok.

"Kita menyajikan permainan yang terbaik sehingga tensinya memang agak tinggi. Jadi untuk masalah kartu, saya kira tidak ada masalah karena pemain saya masih bisa bermain besok malam," kata Syamsudin.

Di sisi lain, Syamsudin memastikan tidak ada mengubah gaya permainan timnya. Menurutnya, timnya akan tetap tampil seperti pada laga lainnya di Piala Menpora.

"Main bola itu kan kita perlu ada defensif dan ofensif, bagaimana situasi. Jadi saya kira tidak ada perbedaan dengan permainan saya," kata Syamsudin.

Dia berharap pemainnya bisa memenangkan pertandingan tanpa perlu melaju ke babak adu penalti. Dalam regulasi semifinal dan final, jika kedua tim memiliki skor yang sama maka akan langsung dilanjutkan dengan adu penalti.

"Kalau bisa memenangkan pertandingan di dua babak kenapa tidak. Itu yang saya tekankan pada anak-anak untuk terus berjuang di pertandingan besok," kata Syamsudin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA