Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Monday, 28 Ramadhan 1442 / 10 May 2021

Pengamat Ungkap Alasan Pengumuman Reshuffle Molor

Sabtu 17 Apr 2021 12:46 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Indira Rezkisari

Presiden Joko Widodo (tengah)

Presiden Joko Widodo (tengah)

Foto: Antara/Fikri Yusuf
Pengamat duga pengumuman isu reshuffle menunggu tenang dulu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menanggapi belum diumumkannya reshuffle kabinet oleh Presiden Joko Widodo hingga Jumat. Pangi menduga alasannya lantaran isu reshuffle sudah terlanjur gaduh.

Pangi mengamati Presiden Jokowi tak menyukai ramainya isu reshuffle. Ini disebabkan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin, yang menyebut reshuffle akan dilakukan pada pekan ini.

"Nanti mungkin sudah tenang, situasi tidak bising lagi bahas reshuffle baru ada kejutan, Presiden selama ini pola kapan beliau reshuffle kan begitu modelnya," kata Pangi kepada Republika, Jumat (16/4).

Pangi menyebut Presiden Jokowi tak main-main dalam memilih tanggal pengumuman reshuffle. Sebagai pemimpin dari suku Jawa, Presiden Jokowi dianggap mempertimbangkan penanggalan sebelum mengumumkan sesuatu.

"Bahkan beliau sangat kuat dengan simbol, soal hari apa saja itu menjadi penting dalam simbol kekuasaan Jawa," ujar Pangi.

Isu reshuffle kabinet makin kencang setelah pemerintah berencana melebur Kementerian Riset dan Teknologi ke dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu pemerintah berencana membuat kementerian baru, yaitu Kementerian Investasi. Niat pemerintah tersebut sudah memperoleh persetujuan dari DPR.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA