Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Bio Farma Manfaatkan Teknologi Dalam Distribusi Vaksin

Jumat 16 Apr 2021 23:28 WIB

Rep: Iit Septyaningsih/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat.Direktur Pemasaran PT Bio Farma Sri Harsi Teteki mengatakan, adanya pandemi Covid-19 membuat holding BUMN tersebut telah melakukan berbagai inovasi digital. Terutama dalam distribusi vaksin Covid-19 ke seluruh provinsi di Tanah Air.

Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat.Direktur Pemasaran PT Bio Farma Sri Harsi Teteki mengatakan, adanya pandemi Covid-19 membuat holding BUMN tersebut telah melakukan berbagai inovasi digital. Terutama dalam distribusi vaksin Covid-19 ke seluruh provinsi di Tanah Air.

Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO
Bio Farma menyebut teknologi digital bisa mudahkan pemantauan distribusi vaksin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Pemasaran PT Bio Farma Sri Harsi Teteki mengatakan, adanya pandemi Covid-19 membuat holding BUMN tersebut telah melakukan berbagai inovasi digital. Terutama dalam distribusi vaksin Covid-19 ke seluruh provinsi di Tanah Air.

“Kami melakukan langkah-langkah agar vaksin bisa terdistribusikan secara baik ke 34 provinsi. Nantinya akan dikembangkan ke 514 kabupaten dan kota," ujar Sri dalam konferensi pers virtual bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Jumat (16/4).

Ia melanjutkan, Bio Farma melalui pengembangan teknologi digital dapat memantau distribusikan vaksin secara baik. Tidak hanya proses distribusi, pada proses produksi pun Bio Farma telah menerapkan transformasi digital, di antaranya dalam proses produksi vaksin Covid-19.

“Sehingga kami bisa melihat apabila ada upaya-upaya pemalsuan dari vaksin tersebut. Melalui barcode yang menggunakan sistem digital, kami bisa mendeteksi secara dini apabila ada upaya-upaya itu," ujar dia. 

Perlu diketahui, Bio Farma juga menjadi salah satu peserta pada gelaran Hannover Messe 202: Digital Edition. Sri berharap, partisipasi Bio Farma pada ajang tersebut mampu mendorong kemajuan perusahaan itu.

“Biofarma pertama kalinya menjadi peserta dari Hannover Messe. Harapannya akan ada transaksi ataupun peluang kerja sama yang dapat mengakselerasi bisnis Bio Farma,” tuturnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA