Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Van Dijk Disarankan Lupakan Mimpi Tampil di Piala Eropa

Jumat 16 Apr 2021 17:15 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Muhammad Akbar

Virgil van Dijk

Virgil van Dijk

Foto: EPA-EFE/Michael Regan
Van Dijk masuk ruang perawatan sejak Oktober 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Mantan bek tim nasional Belanda, Khalid Boulahrouz mengomentari situasi Virgil van Dijk. Nama terakhir sedang dalam pemulihan cedera lutut.

Van Dijk masuk ruang perawatan sejak Oktober 2020. Palang pintu asal klub Liverpool ingin secepatnya pulih.

Sehingga bisa membela De Orange pada kejuaraan antar negara Eropa edisi terkini. Boulahrouz berharap yuniornya tetap tenang dalam bersikap.

Ia malah menyarankan Van Dijk melupakan mimpi tampil di kompetisi tersebut. Sebab masih panjang perjalanan eks Southampton ke depan.

"Dia seharusnya tidak memberikan tekanan itu pada dirinya sendiri. Tentu saja, turnamen seperti itu bagus, tapi dia tetap memiliki banyak hal yang indah yang bisa ia lakukan dalam karirnya," kata Boulahrouz kepada Ziggo Sport, dikutip dari Tribal Football, Jumat (16/4).

Pada intinya, mantan penggawa Chelsea berharap Van Dijk tidak gegabah dalam mengambil keputusan. Sebab, jagoan the Reds itu mengalami cedera parah.

Virgil absen nyaris sepanjang musim ini. Ketika sudah pulih, yang bersangkutan harus melalui proses meningkatkan kebugaran.

"Pertama-tama dia harus melihat: Oke, apakah saya bisa pulih tepat waktu? Seberapa jauh saya bisa kembali ke lapangan?" tutur Boulahrouz berisi pengandaian pertimbangan yang harus dilalui Van Dijk.

Piala Eropa 2020 mengalami penundaan. Pandemi Covid-19 menjadi penyebabnya. Turnamen tersebut digelar tahun ini. Tepatnya pada 11 Juni hingga 11 Juli mendatang.

Tersisa kurang dari dua bulan bagi Van Dijk untuk mempersiapkan diri. Setelah pulih, ia perlu melatih fisiknya, untuk mencapai level kebugaran semestinya.

Sebab Piala Eropa menuntut sesuatu yang maksimal dari semua pesertanya. Belanda tergabung di Grup C bersama Ukraina, Austria, dan Makedonia.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA