Waktu Tepat Konsumsi Vitamin Saat Puasa

Red: Indira Rezkisari

 Jumat 16 Apr 2021 15:17 WIB

Vitamin (Ilustrasi) Foto: AP Vitamin (Ilustrasi)

Ada vitamin tertentu yang paling optimal dikonsumsi setelah buka puasa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama Ramadhan, ada kecenderungan tubuh kekurangan asupan nutrisi seimbang termasuk vitamin, mineral dan serat. Suplemen vitamin bisa tetap diminum apabila merasa asupan vitamin tak mencukupi dari makanan seperti sayuran dan buah-buahan.

"Tetap dianjurkan sumbernya adalah dari makanan yang kita konsumsi, makanya disarankan tetap mengonsumsi gizi seimbang, buah sayur yang cukup selama buka dan sahur. Tapi kalau susah bisa salah satunya dibantu suplemen. Jadi suplemen boleh-boleh saja tetapi tidak harus," ujar Certified Nutrition and Wellness Consultant dari Universitas Indonesia, Mochamad Aldis Ruslial, Jumat (16/4).

Hal senada diungkapkan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), dr. Inggrid Tania. Dia mengatakan, secara umum suplemen vitamin dan mineral selama Ramadhan dan pandemi Covid-19 dibutuhkan untuk meningkatkan kebugaran dan imunitas.

Suplemen yang direkomendasikan antara lain vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin D3, mineral Zinc dan herbal imunomodulator. Suplemen herbal umumnya lebih minimal efek samping karena berasal dari bahan alami seperti ekstrak Echinacea pupurea, jamur Cordyceps Militaris dan zinc picolinate.

Lalu selama Ramadhan kapan sebaiknya meminum suplemen? Tania maupun Aldis menyarankan sehabis makan berbuka maupun sahur.

"Karena ada beberapa mikronutrien yang akan lebih optimal diserap dengan dampingan dari nutrisi lain. Misalnya vitamin A,D,E,K yang optimal diserap saat kita konsumsi cukup lemak sehat atau zat besi yang lebih optimal diserap saat kita mengonsumsi vitamin C," tutur Aldis yang kini menjabat sebagai Head Of Product Development & External Affair MUFIT Indonesia itu.

Untuk memudahkan, Tania mencontohkan, suplemen vitamin D3 misalnya bisa diminum setelah makan berbuka, suplemen herbal imunomodulator sebelum makan sahur, lalu suplemen vitamin B kompleks, vitamin C, zinc setelah makan sahur. Khusus untuk immunomodulator, bisa mengonsumsinya setiap hari antara 8 minggu-16 minggu dengan jeda dua minggu untuk menghindari kemungkinan timbulnya efek samping walaupun belum ada bukti kuat mengenai hal ini.



sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Play Podcast X