Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

BAZNAS dan BSI Jalin Kerja Sama Layanan Kemudahan Berzakat

Kamis 15 Apr 2021 07:55 WIB

Red: Ichsan Emrald Alamsyah

nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, di Kantor Pusat BAZNAS, Jl. Matraman, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, di Kantor Pusat BAZNAS, Jl. Matraman, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Foto: BAZNAS
Ketua Baznas berharap kerja sama dengan BSI dorong realisasi zakat hingga Rp 300 T

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dalam rangka menyukseskan Gerakan Cinta Zakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Bank Syariah Indonesia (BSI), menjalin kerja sama layanan kemudahan berzakat. Yakni melalui penggunaan produk dan jasa layanan perbankan untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat, infak dan sedekah (ZIS).

Hal itu mengemuka dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA dan Direktur Utama BSI, Hery Gunardi, di Kantor Pusat BAZNAS, Jl. Matraman, Jakarta, Rabu (14/4).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Syariah Indonesia yang telah bersedia bekerja sama dengan BAZNAS. Ini dalam rangka meningkatkan potensi zakat di Indonesia, yang saat ini belum maksimal,” ujar Ketua BAZNAS Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. 

Sebagai informasi, jika tak ada aral melintang, Kamis (15/4) atau 3 Ramadhan 1442 Hijriyah, Presiden Jokowi akan meluncurkan Gerakan Cinta Zakat di Istana Negara, Jakarta. Di mana sebagai bagian dari ekosistem ekonomi syariah nasional, BSI tampil sebagai pendukung utama layanan perzakatan.

Noor Achmad berharap, kerja sama BAZNAS dan Bank Syariah Indonesia, dapat berjalan lancar dan sukses, sehingga BSI mampu berkembang menjadi bank nomor satu di Indonesia. Dan sebaliknya, lanjut dia, BAZNAS bisa mengubah Rp 300 triliun potensi zakat menjadi terealisasi. 

“BAZNAS dan BSI merupakan bagian dari ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Keduanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Semoga kita bisa bersama-sama membangkitkan Gerakan Cinta Zakat di seluruh Indonesia,” ucap Prof. Noor Achmad. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA